Babinsa Koramil -07/Bunobogu Bersama PPL dan Petani Atur Distribusi Pengairan Melalui Pintu Air

BUOL – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta menjaga produktivitas sektor pertanian, Babinsa Koramil 1305-07/Bunobogu, Serka Taufik, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Matinan dan para petani sawah di Desa Matinan, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, Jumat, 6/11/26.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembahasan mengenai pengelolaan lahan persawahan serta pengaturan distribusi air irigasi menyusul kondisi debit air yang mulai berkurang. Situasi tersebut menjadi perhatian bersama mengingat ketersediaan air merupakan salah satu faktor utama yang sangat menentukan keberhasilan pengolahan lahan dan pertumbuhan tanaman padi.

Dalam pertemuan tersebut, Serka Taufik bersama PPL Matinan dan para petani membahas langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan penggunaan sumber air yang masih tersedia. Salah satu upaya yang menjadi pembahasan adalah mengatur alur aliran air agar dapat didistribusikan secara merata ke seluruh area persawahan yang membutuhkan pengairan.

Pengaturan aliran air dinilai sangat penting agar tidak terjadi penumpukan penggunaan air pada satu titik, sementara lahan persawahan lainnya mengalami kekurangan pasokan. Dengan pengelolaan saluran irigasi yang lebih terarah, diharapkan setiap petani memperoleh kesempatan mendapatkan aliran air sesuai kebutuhan lahan masing-masing.

Serka Taufik menyampaikan bahwa kondisi berkurangnya debit air harus disikapi dengan langkah yang tepat melalui koordinasi dan kesepakatan bersama antara petani, PPL, serta aparat kewilayahan. Penggunaan air secara bijaksana dan pengaturan jadwal pengairan menjadi salah satu langkah yang dapat diterapkan untuk menjaga ketersediaan air bagi seluruh lahan pertanian.

Selain membahas persoalan pengairan, kegiatan Komsos tersebut juga menjadi sarana bertukar informasi mengenai kondisi persawahan, kebutuhan petani, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pengolahan lahan. Melalui komunikasi secara langsung, setiap permasalahan dapat dibicarakan bersama sehingga menghasilkan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial (Binter), sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap perkembangan sektor pertanian di wilayah binaan. Sinergi antara Babinsa, PPL, dan kelompok petani diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian, termasuk keterbatasan sumber air.

Para petani juga diharapkan terus menjaga kebersihan saluran irigasi, memperhatikan kondisi aliran air, serta mengutamakan penggunaan air secara efektif dan merata. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kekeringan pada lahan persawahan dan mempertahankan keberlangsungan kegiatan pertanian.

Melalui kegiatan Komsos ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara TNI, penyuluh pertanian, dan masyarakat petani dalam mengoptimalkan pengelolaan persawahan di Desa Matinan.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen TNI AD melalui aparat kewilayahan untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong terciptanya sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Dengan adanya pengaturan distribusi air yang lebih baik, diharapkan kebutuhan pengairan lahan persawahan di Desa Matinan dapat terpenuhi secara lebih merata sehingga aktivitas pertanian tetap berjalan dan hasil produksi padi dapat terjaga.

Pos terkait

banner 468x60