Babinsa Koramil 1305-07/Bunobogu Aktif Cegah Karhutla, Serka Taufik Ajak Petani Desa Taat Bijak Kelola Lahan

Buol – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Kodim 1305/BT melalui peran aktif para Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah binaan. Langkah tersebut dilakukan dengan memperkuat komunikasi bersama masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya dalam aktivitas pengelolaan lahan pertanian dan perkebunan. Kamis, 8/10/26.

Seperti yang dilaksanakan Babinsa Koramil 1305-07/Bunobogu, Serka Taufik, di Desa Taat, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol. Dalam kegiatan komunikasi sosial (Komsos), Serka Taufik berdiskusi bersama Ketua BPP, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta para petani yang berada di wilayah Desa Taat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan yang berpotensi meluas, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering yang dapat menyebabkan api dengan cepat menjalar ke area perkebunan, semak belukar maupun kawasan hutan.

Dalam kesempatan itu, Serka Taufik mengajak seluruh unsur yang terlibat dalam sektor pertanian untuk terus membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan secara sembarangan. Para petani diimbau agar tidak melakukan pembakaran terhadap lahan milik pribadi maupun lahan milik orang lain sebagai bagian dari kegiatan pembukaan atau pembersihan lahan.

Menurutnya, kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar memiliki risiko yang cukup besar apabila tidak dikendalikan. Api yang awalnya berasal dari lahan pribadi dapat dengan mudah merambat akibat tiupan angin, kondisi vegetasi yang kering maupun faktor lingkungan lainnya.

“Menjaga lahan agar tetap aman dari potensi kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Setiap warga diharapkan lebih berhati-hati dalam mengelola lahan dan tidak melakukan pembakaran yang dapat menimbulkan risiko kebakaran,” ujar Serka Taufik dalam kegiatan tersebut.

Komunikasi dengan Ketua BPP dan PPL juga menjadi bagian penting dalam membangun sinergi di tingkat desa. Melalui koordinasi tersebut, pesan-pesan pencegahan Karhutla dapat terus disampaikan kepada para petani dalam berbagai kegiatan pertanian di lapangan.

Selain mengingatkan mengenai larangan pembakaran lahan secara sembarangan, kegiatan Komsos tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Babinsa dengan masyarakat. Interaksi langsung di tengah masyarakat memungkinkan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kondisi lingkungan dan aktivitas pertanian dapat diketahui sejak dini.

Serka Taufik juga mengajak para petani untuk saling mengingatkan apabila menemukan adanya aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Kepedulian masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah munculnya titik api, khususnya di wilayah yang memiliki lahan pertanian, perkebunan dan kawasan dengan vegetasi mudah terbakar.

Pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara Babinsa, BPP, PPL dan para petani diharapkan dapat terus terjalin sehingga upaya menjaga lingkungan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, Koramil 1305-07/Bunobogu menegaskan komitmennya untuk terus berada di tengah masyarakat dalam menyampaikan edukasi dan imbauan terkait keamanan lingkungan, termasuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Dengan adanya komunikasi yang intensif serta kesadaran masyarakat dalam mengelola lahan secara bijak, diharapkan wilayah Desa Taat, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, dapat tetap terjaga dari ancaman Karhutla. Upaya pencegahan sejak dini menjadi langkah penting agar aktivitas pertanian masyarakat tetap berjalan dengan aman sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

Pos terkait

banner 468x60