Babinsa Koramil 1305-09/Bokat Dukung Ketahanan Pangan Melalui Penjemuran Jagung di Desa Modo

BUOL – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, anggota Koramil 1305-09/Bokat, Sertu Kosmas D. Dewa, melaksanakan kegiatan pembinaan ketahanan pangan (Hanpangan) melalui kegiatan penjemuran jagung milik Ibu Benedikta, bertempat di Desa Modo, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol. Rabu, 14/10/26.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas pertanian warga, Babinsa terus mendorong semangat para petani agar tetap produktif dalam mengelola hasil panen serta menjaga kualitas komoditas pertanian yang dihasilkan.

Penjemuran jagung menjadi salah satu tahapan penting setelah panen. Proses ini bertujuan mengurangi kadar air pada biji jagung agar lebih aman disimpan dan memiliki kualitas yang baik sebelum memasuki tahap pengolahan atau pemasaran. Oleh karena itu, penanganan hasil panen secara tepat menjadi bagian penting dalam menjaga nilai ekonomi komoditas pertanian sekaligus mengurangi risiko kerusakan akibat kadar air yang masih tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Kosmas D. Dewa turun langsung ke wilayah binaan untuk melihat proses penjemuran jagung milik Ibu Benedikta. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian masyarakat merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas pembinaan teritorial, sekaligus upaya mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan warga.

Melalui kegiatan Hanpangan ini, Babinsa menunjukkan bahwa perhatian terhadap ketahanan pangan tidak hanya berfokus pada proses penanaman dan pemeliharaan tanaman, tetapi juga mencakup penanganan hasil panen. Setiap tahapan dalam kegiatan pertanian memiliki peranan penting dalam menentukan kualitas hasil produksi serta pendapatan yang dapat diperoleh petani.

Penjemuran jagung yang dilakukan secara tepat sangat diperlukan untuk menjaga mutu hasil panen. Jagung yang memiliki kadar air sesuai dengan kebutuhan penyimpanan akan lebih tahan disimpan dan dapat mengurangi potensi tumbuhnya jamur maupun kerusakan selama penyimpanan. Karena itu, petani perlu memperhatikan kondisi cuaca, ketebalan hamparan jagung, serta pembalikan biji secara berkala agar proses pengeringan berlangsung lebih merata.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Modo tersebut juga menjadi gambaran pentingnya perhatian terhadap petani di tingkat desa. Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan bahan pangan, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta menciptakan sumber pendapatan bagi keluarga petani.

Bagi masyarakat pedesaan, hasil pertanian bukan sekadar komoditas yang dipanen, tetapi juga merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan proses panjang yang membutuhkan perhatian pada setiap tahapannya. Oleh sebab itu, menjaga kualitas hasil panen menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan jerih payah petani memberikan hasil yang optimal.

Kehadiran Sertu Kosmas D. Dewa dalam kegiatan Hanpangan tersebut sekaligus menjadi sarana komunikasi sosial antara Babinsa dan masyarakat. Melalui interaksi langsung di lapangan, hubungan yang harmonis dapat terus dibangun sehingga komunikasi mengenai perkembangan pertanian, kondisi wilayah, serta berbagai kebutuhan masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa memiliki peran penting dalam menjalin kedekatan dengan warga serta mendorong tumbuhnya semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan. Kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan untuk mengetahui secara langsung aktivitas masyarakat, khususnya petani yang berperan dalam menjaga produktivitas sektor pertanian.

Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ketersediaan pangan yang terjaga tidak terlepas dari peran para petani yang terus mengolah lahan, merawat tanaman, memanen hasil pertanian, hingga memastikan hasil panen dapat disimpan dan dipasarkan dengan kualitas yang baik.

Oleh karena itu, perhatian terhadap aktivitas petani menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Buol. Melalui pembinaan teritorial yang dilaksanakan secara berkelanjutan, aparat kewilayahan diharapkan dapat terus menjalin komunikasi dengan masyarakat serta menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga produktivitas pertanian.

Kegiatan Hanpangan yang dilaksanakan Sertu Kosmas D. Dewa di Desa Modo juga mencerminkan komitmen Koramil 1305-09/Bokat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan semangat TNI untuk senantiasa hadir di tengah rakyat serta berperan aktif dalam mendukung berbagai kegiatan positif di wilayah binaan.

Selain menjaga produktivitas pertanian, petani juga diharapkan terus memperhatikan kualitas hasil panen melalui proses pengeringan dan penyimpanan yang sesuai. Dengan penanganan yang baik, hasil pertanian diharapkan memiliki daya simpan yang lebih optimal dan nilai jual yang mampu memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara Babinsa dan masyarakat Desa Modo semakin erat, serta semangat para petani dalam mengembangkan usaha pertanian terus meningkat. Sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendorong kemajuan sektor pertanian di daerah.

Koramil 1305-09/Bokat berkomitmen untuk terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui kegiatan pembinaan teritorial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dengan mengedepankan kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong, TNI bersama rakyat diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian serta mendukung terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Kegiatan penjemuran jagung milik Ibu Benedikta di Desa Modo menjadi salah satu wujud nyata peran Babinsa dalam mendukung sektor pertanian. Melalui perhatian terhadap proses pascapanen, diharapkan kualitas hasil pertanian tetap terjaga dan kontribusi para petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional semakin optimal.

Pos terkait

banner 468x60