BUOL – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat, Babinsa Koramil 1305-09/Bokat, Kodim 1305/BT, Pratu Juan Doru melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial (Binter) melalui kegiatan ketahanan pangan (Hanpangan) dengan ikut serta dalam proses penjemuran jagung milik Ibu Jumini, bertempat di Desa Yugut, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, pada Jumat, 23/10/26.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat, khususnya para petani di wilayah pedesaan. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga diharapkan dapat memberikan dorongan semangat kepada masyarakat agar terus mengembangkan potensi pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian keluarga.
Dalam pelaksanaannya, Pratu Juan Doru terlibat langsung dalam kegiatan penjemuran jagung bersama Ibu Jumini. Proses penjemuran merupakan salah satu tahapan penting setelah panen untuk mengurangi kadar air pada biji jagung sehingga kualitas hasil panen dapat terjaga dengan baik. Penanganan pascapanen yang tepat juga menjadi faktor penting dalam menjaga mutu jagung sebelum disimpan ataupun dipasarkan.
Penjemuran jagung yang dilakukan dengan baik dapat mengurangi risiko kerusakan akibat kelembapan dan pertumbuhan jamur selama penyimpanan. Oleh karena itu, proses pengeringan perlu mendapat perhatian agar hasil panen tetap berkualitas dan memiliki nilai jual yang baik ketika dipasarkan.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa turut mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas hasil pertanian, mulai dari masa tanam, perawatan tanaman, hingga penanganan setelah panen. Upaya ini menjadi bagian dari perhatian TNI AD terhadap ketahanan pangan di wilayah binaan, sekaligus memperkuat hubungan komunikasi antara Babinsa dan masyarakat.
Selain berfokus pada kegiatan pertanian, kehadiran Babinsa juga menjadi sarana untuk menjalin komunikasi sosial (Komsos) dengan warga. Melalui interaksi langsung di lapangan, Babinsa dapat mengetahui kondisi serta perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi para petani dalam mengelola hasil pertanian mereka.
Kegiatan seperti ini mencerminkan peran Babinsa sebagai aparat kewilayahan yang senantiasa hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas pembinaan teritorial, Babinsa juga berupaya menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong dalam mendukung berbagai kegiatan produktif masyarakat.
Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jagung sebagai salah satu komoditas pertanian memiliki nilai ekonomi yang penting sehingga pengelolaan hasil panen secara optimal perlu terus diperhatikan. Dengan menjaga kualitas hasil pertanian, petani diharapkan dapat memperoleh hasil yang lebih baik dan memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga.
Koramil 1305-09/Bokat melalui peran Babinsa di wilayah binaan terus mendorong tumbuhnya semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian. Kegiatan Hanpangan yang dilaksanakan secara langsung di tengah warga menjadi salah satu wujud nyata perhatian TNI terhadap potensi daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan penjemuran jagung milik Ibu Jumini di Desa Yugut tersebut, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin kuat serta semangat petani dalam mengelola hasil pertanian terus meningkat.
Dengan semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI bersama rakyat, Koramil 1305-09/Bokat berkomitmen untuk terus memperkuat pembinaan teritorial serta mendorong ketahanan pangan demi mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Buol.
Babinsa Koramil 1305-09/Bokat Turun Langsung Dalam Penjemuran Jagung di Desa Yugut









