Peran Aktif Babinsa Bersama Warga Dorong Produktivitas Kelapa di Desa Muara Besar

TOLITOLI – Wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat kembali terlihat melalui kegiatan pembinaan teritorial (Binter) yang dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 1305-04/Dondo, Sertu M. David Afandi, di Dusun Batu Gantung, Desa Muara Besar, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Kamis, 22/10/26.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu M. David Afandi turut berinteraksi langsung dengan Bapak Munawir melalui aktivitas pengolahan hasil perkebunan berupa pengupasan dan penjemuran kelapa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap aktivitas masyarakat di wilayah binaan, khususnya warga yang menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan kelapa.

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga tidak hanya mempererat hubungan silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang baik antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Melalui kegiatan sederhana yang dilakukan bersama warga, hubungan kekeluargaan dan semangat kebersamaan terus dipelihara sebagai bagian dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sebagai aparat teritorial, Babinsa memiliki peran penting dalam menjalin komunikasi sosial serta mengetahui secara langsung kondisi kehidupan masyarakat di wilayah binaannya. Salah satu bentuk pelaksanaan tugas tersebut diwujudkan melalui keterlibatan dalam kegiatan sehari-hari warga.

Pada kesempatan ini, Sertu M. David Afandi hadir di lokasi pengolahan kelapa milik Bapak Munawir di Dusun Batu Gantung. Bersama pemilik kelapa, kegiatan pengupasan dan penjemuran dilakukan sebagai bagian dari proses pengolahan hasil perkebunan sebelum memasuki tahapan berikutnya.

Kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Tolitoli. Pengolahan yang dilakukan setelah panen menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hasil produksi agar dapat dipasarkan sesuai kebutuhan.

Melalui kegiatan tersebut, Babinsa dapat melihat secara langsung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga melalui komunikasi yang terjalin secara kekeluargaan.

Kehadiran aparat kewilayahan dalam kegiatan masyarakat seperti ini mencerminkan bahwa pembinaan teritorial tidak hanya dilaksanakan melalui pertemuan formal, tetapi juga melalui interaksi langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Pos terkait

banner 468x60