Tolitoli – Upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah terus dilakukan jajaran Kodim 1305/BT melalui kegiatan Hanpangan yang dilaksanakan secara rutin bersama para petani. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian Babinsa terhadap perkembangan sektor pertanian sekaligus mendorong petani agar tetap produktif dalam mengelola lahan pertanian. Rabu, 7/10/26.
Anggota Koramil 1305-10/Dampal Selatan melalui Babinsa Pratu Syamsuryadi melaksanakan kegiatan ketahanan pangan (Hanpangan) bersama petani jagung di Desa Simuntu, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli.
Dalam kegiatan tersebut, Pratu Syamsuryadi bersama Bapak Wahyuddin, salah seorang petani jagung, melaksanakan penyemprotan tanaman sebagai langkah pengendalian terhadap serangan hama yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman jagung.
Penyemprotan dilakukan pada bagian tanaman yang dinilai perlu mendapatkan perhatian, dengan tetap memperhatikan kondisi tanaman dan lahan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga pertumbuhan tanaman jagung agar tetap optimal serta mengurangi risiko kerusakan akibat serangan hama.
Kegiatan Hanpangan ini juga menjadi kesempatan bagi Babinsa untuk berkomunikasi secara langsung dengan petani mengenai kondisi tanaman di lapangan. Berbagai kendala yang dihadapi petani dalam proses budidaya jagung dapat disampaikan secara langsung sehingga perkembangan tanaman dapat terus dipantau.
Pratu Syamsuryadi mengajak petani untuk melakukan pengamatan tanaman secara rutin, terutama terhadap perubahan kondisi daun, batang maupun bagian tanaman lainnya yang dapat menjadi tanda awal munculnya serangan hama. Dengan pengamatan secara berkala, langkah pengendalian dapat dilakukan lebih cepat sebelum serangan meluas.
Petani juga diingatkan untuk memperhatikan penggunaan bahan pengendali hama sesuai ketentuan serta tidak menggunakannya secara berlebihan. Penggunaan bahan pertanian secara tepat diharapkan dapat menjaga tanaman sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan sekitar lahan pertanian.
Selain pengendalian hama, keberhasilan budidaya jagung juga dipengaruhi oleh perawatan tanaman secara menyeluruh, mulai dari pemeliharaan lahan, pengaturan air, pemupukan, pembersihan gulma hingga pemantauan perkembangan tanaman menjelang masa panen.
Kegiatan di lahan jagung milik Bapak Wahyuddin tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian membutuhkan perhatian dan perawatan secara berkelanjutan. Kehadiran Babinsa di tengah petani menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta mendorong semangat masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian di wilayah Desa Simuntu.
Melalui kegiatan Hanpangan, Babinsa juga dapat mengetahui secara langsung perkembangan sektor pertanian di wilayah binaannya. Informasi dari petani mengenai kondisi tanaman, kendala di lapangan maupun kebutuhan dalam proses budidaya menjadi bahan untuk memperkuat koordinasi di tingkat kewilayahan.
Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai penting bagi masyarakat. Karena itu, perawatan tanaman secara baik sejak masa pertumbuhan menjadi salah satu faktor penting untuk memperoleh hasil panen yang optimal.
Koramil 1305-10/Dampal Selatan akan terus mendorong kegiatan kewilayahan yang berkaitan dengan sektor pertanian melalui komunikasi dan interaksi langsung dengan para petani. Hal tersebut sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Kabupaten Tolitoli.
Dengan adanya perhatian dan perawatan secara rutin, diharapkan tanaman jagung milik petani di Desa Simuntu dapat tumbuh dengan baik, terhindar dari serangan hama yang merugikan, serta menghasilkan panen yang optimal.
Kegiatan Hanpangan tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian Babinsa terhadap perkembangan pertanian di wilayah binaan, sekaligus mempererat hubungan komunikasi dengan masyarakat petani dalam menjaga produktivitas dan ketahanan pangan di Kecamatan Dampal Selatan.
Babinsa Koramil 10/Damsel Turun ke Lahan, Dorong Petani Jagung Cegah Serangan Hama









