Sulteng, Kabartoday.id – Penanganan Jalan Nasional yang ditangani Balai Jalan Nasional Wilayah XIV Sulawesi Tengah terus digenjot pekerjaannya.
Dari data yang berhasil di himpun media ini, Memasuki tahun anggaran 2023, ada sekira 2.361.61 kilo meter pekerjaan jalan preservasi yang di tangani BPJN XIV Sulawesi Tengah.
Sementara Itu Kepala BPJN Sulteng, Arief Syarif Hidayat kepada awak media membenarkan bahwa Jalan Nasional di wilayah Sulawesi Tengah yang saat ini sedang masuk dalam tahap Preservasi sepanjang 2.361.61 kilo meter.
“Ya. ada sepanjang 2.361.61 kilo meter Jalan Nasional, di wilayah Sulawesi tengah yang masuk preservasi dan ditangani pada tahun 2023 ini,” Terang Arief Syarif Hidayat, Senin (10/04/2023).
Sementara itu masih menurut Arief, Dirjen Bina Marga melalui BPJN Sulteng khusus untuk penangan Jembatan Buluri jalur Kota palu dan Kabupaten Donggala saat ini telah dilakukan mobilisasi alat oleh BPJN Sulteng.
Langkah ini diambil menurut Arief sebagai langkah awal agar ruas jalan yang terdampak bencana alam dapat tetap berfungsi. 
“Pengerahan alat berat dilakukan untuk membuka jalur darurat disisi barat jembatan Buluri, kota palu, meskipun saat ini sedang menggunakan jalan alternatif, jembatan yang amblas dan retak akibat diguyur hujan deras pada (5-6/4/2023) pekan lalu,” jelas Arief.
Lanjut Arief menjelaskan, untuk penanganan lanjutan BPJN Sulteng akan memasang jembatan Balley sepanjang 39 meter untuk lantai atas dan untuk lantai bawah 33 meter.
“ini merupakan Kombinasi gabion bronjong pada sisi hulu jembatan Buluri agar dapat dilewati kendaraan berat. dan hingga saat ini masih dalam tahap pengerjaan,” Jelas Kabalai BPJN Sulteng saat menjelaskan penanganan jembatan Buluri diruas Jalan Nasional yang menghubungkan Kota palu, kabupaten Donggala Sulteng dan Menuju provinsi Sulawesi Barat.
Sementara itu ditempat terpisah, khususnya penanganan ruas Maleali Batas Kota Poso, Tentena dan Taripa menurut PPK 2.6 Job Turang saat ini mulai dikerjakan oleh Penyedia Jasa Tunggal Mandiri Kata (TMJ).
“Khususnya pada titik yang amblas / longsor di desa Watuawu Kecamatan Lage Kabupaten Poso, dikerjakan oleh PT. Tunggal Mandiri Jaya dengan anggaran untuk penangan longsoran watuawu sebesar 14 m,” Jelas PPK 2.6 Job Turang wilayah II Balai Jalan Nasional saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Sementara itu dari pantauan Media ini, di wilayah Satuan Kerja wilayah III, pada Ruas Tagolu – Malei – Marowo Ampana PPK 3.6 Hazim, menjelaskan diwilayah satuan Kerja Wilayah III terdapat beberapa titik longsoran dan pohon tumbang akibat intensitas curah hujan cukup tinggi.
“Daerah yang terjadi longsor diantaranya, Beteleme – Tompira dan Kolonodale, Bungku, Namun berkat tim tanggap, kerja cepat dari BPJN Sulteng dapat semua dapat teratasi dengan baik,” Jelas Hazim.
Sementara itu Kepala satuan kerja wilayah III, Dian Maulana saat dikonfirmasi mengatakan saat ini Tim sudah diarahkan dan bergerak menuju lokasi untuk menagani semua longsoran dan Pohon tumbang.
” Saat ini Tim sudah diarahkan dan bergerak menuju lokasi,” tutup Dian Maulana sambil mengucapakan terima kasih diakhir Wawancara.***Mardi***









