Tolitoli ā Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 1305-10/Dampal Selatan (Damsel), Serka Asmawan, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat di rumah Bapak Sahman, Desa Dongko, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli, Jumat, 16/10/26.
Kegiatan komunikasi sosial tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial yang rutin dilakukan oleh aparat kewilayahan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan, ketertiban, serta kepedulian terhadap lingkungan di wilayah binaan.
Dalam pertemuan tersebut, Serka Asmawan bersama masyarakat membahas pentingnya langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Masyarakat diajak untuk lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di sekitar lahan perkebunan, kawasan semak belukar, maupun area yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.
Serka Asmawan menekankan bahwa pencegahan Karhutla memerlukan kesadaran dan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar harus dihindari karena api dapat dengan mudah menjalar ke area sekitarnya, khususnya ketika kondisi lahan kering dan angin bertiup cukup kencang.
Selain berpotensi merusak kawasan hutan dan perkebunan, kebakaran lahan juga dapat menimbulkan asap yang mengganggu aktivitas masyarakat serta berdampak terhadap kesehatan. Apabila tidak segera dikendalikan, kebakaran dapat meluas dan menimbulkan kerugian bagi warga, baik terhadap lingkungan maupun sumber penghidupan mereka.
Melalui komunikasi sosial ini, Serka Asmawan mengajak masyarakat Desa Dongko agar senantiasa mengutamakan langkah pencegahan dalam setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Warga juga diharapkan tidak membuang puntung rokok sembarangan di area yang mudah terbakar, tidak meninggalkan api dalam keadaan menyala, serta memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan.
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal dan lahan perkebunan masing-masing. Apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, warga diharapkan segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa, Babinsa, atau pihak terkait agar dapat ditangani sedini mungkin sesuai prosedur yang berlaku.
Komsos sebagai Sarana Memperkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
Kegiatan Komsos yang dilaksanakan Serka Asmawan tidak hanya menjadi sarana penyampaian imbauan mengenai pencegahan Karhutla, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun komunikasi yang terbuka antara Babinsa dan masyarakat.
Melalui komunikasi secara langsung, Babinsa dapat mengetahui kondisi serta perkembangan situasi di wilayah binaan, sekaligus mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.
Kedekatan antara aparat kewilayahan dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung keberhasilan pembinaan teritorial. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat dapat dibicarakan bersama sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan lebih awal.
Dalam hal pencegahan Karhutla, keterlibatan masyarakat memiliki arti penting karena warga merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan tempat tinggal, lahan pertanian, dan kawasan perkebunan. Kepedulian masyarakat dalam mengawasi lingkungan serta menyampaikan informasi secara cepat dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi risiko kebakaran.
Oleh karena itu, kesadaran untuk menjaga lingkungan perlu terus ditanamkan melalui kebiasaan sehari-hari. Masyarakat diharapkan tidak hanya memperhatikan keselamatan diri dan keluarga, tetapi juga mempertimbangkan dampak aktivitasnya terhadap lingkungan dan warga lainnya.
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 1305-10/Damsel Ajak Masyarakat Desa Dongko Tingkatkan Kepedulian Lingkungan









