Dinas Transmigrasi Tolitoli Resmi Launching Perekat Basidondo di 3 Kantor Kecamatan

Tolitoli, Sulteng Kabartoday.id – Dinas Transmigrasi Tolitoli Launching Perekat Basidondo dengan kegiatan Proyek perubahan diklat kepemimpinan nasional tingkat II angkatan X Tahun 2022 yang di gelar aula kediaman Bupati Tolitoli, Selasa (04/10/2022).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan rapat koordinasi tim koordinasi integritasi penyelenggaraan transmigrasi sekaligus penandatanganan kerjasama antar stakeholder terkait.

Ketua Tim koordinasi integritasi penyelenggaraan transmigrasi Tolitoli Rasidin, S.H, M.H dalam sambutannya menjelaskan bahwa kawasan transmigrasi basidondo ditetapkan melalui keputusan Menteri Desa pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 115 tahun 2018 tentang penetapan kawasan transmigrasi.

Bacaan Lainnya


“Tiga (3) kawasan transmigrasi Basidondo yang dimaksud adalah Kecamatan Basidondo kecamatan Lampasio dan Kecamatan Ogodeide, yang mana ketiga Kecamatan ini merupakan pusat penempatan warga transmigrasi di Kabupaten Tolitoli,” Jelas Rasidin.

Lanjut Rasidin menuturkan dari analisis yang kami lakukan perkembangan kawasan transmigrasi basidondo dirasa sangat lambat dan masih termasuk kawasan transmigrasi yang tertinggal, jauh dari tahap kemandirian. Masih banyak PR yang harus dibenahi agar bisa mewujudkan kawasan transmigrasi yang mandiri.

“Salah satu rumusan pada rakornas transmigrasi bulan Maret Tahun 2022 di Surabaya oleh kementerian Desa pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi yakni melakukan monotrium pembukaan kawasan transmigrasi baru namun mengarahkan untuk merevitalisasi kawasan transmigrasi yang ada termasuk di dalamnya kawasan transmigrasi Basidondo,” Bebernya.


Ia menambahkan launching perekat basidondo merupakan gagasan atau ide dari implementasi proyek perubahan tingkat 2 yang dilaksanakan oleh Bapak Roedollof, S,STP lagu Kepala Dinas transmigrasi Kabupaten Tolitoli.

“Kata “Perekat” berarti bahan yang mampu mengikat dua permukaan atau lebih dengan ikatan yang kuat dan permanen, sesuai arti dan makna “Perekat” maka kami menyusun proyek perubahan dengan judul “Perekat Basidondo” yakni Pelayanan dan Revitalisasi Kawasan Transmigrasi Basidondo.

“Tujuan jangka panjang yang ingin kami capai yaitu pembangunan kawasan transmigrasi basidondong yang kompresif serta manfaat yang diharapkan adalah pencapaian kemandirian dan kesejahteraan masyarakat yang berada di kawasan transmigrasi Basidondo,” Ungkap Ketua Tim Rasidin saat memaparkan di hadapan bupati Tolitoli dan seluruh Stakeholder yang hadir.


“Adapun pelayanan dan revitalisasi yang dimaksud kan adalah Pelayanan percepatan, Penyelesaian Pertanahan, Peningkatan Konektivitas, pengembangan produk unggulan, dukungan kemitraan, penanggulangan radikalisme, mekanisasi pertanian pengembangan peternakan yang terintegrasi, pengembangan teknologi informasi, dan bersih dari narkoba,” Tambahnya.

Lebih Jauh ia menjelaskan penyusunan proyek perubahan ini melalui proses yang cukup panjang dan terbagi dari beberapa tahapan atau milestone, mulai dari membangun komitmen target waktu 8 Agustus sampai dengan 12 Agustus, sedangkan desain layanan target waktu dimulai tanggal 8 Agustus sampai dengan 5 September 2022, dan pembuatan regulasi target waktu 8 Agustus hingga 30 September.

“Penyampaian informasi target waktu yang diberikan mulai tanggal 26 sehingga 30 September 2022 untuk melaksanakan sosialisasi di kantor dinas transmigrasi Tolitoli serta melaksanakan sosialisasi di 3 kantor kecamatan dan melaksanakan rapat koordinasi tim KIPT tingkat kabupaten Tolitoli yang batas waktu pelaksanaannya dilakukan pada tanggal 3 sampai 7 Oktober 2022 untuk melaunching di tiga Kecamatan dan di kantor dinas transmigrasi Kabupaten Tolitoli, launching database online ke transmigrasian dan penandatanganan MOU dengan stakeholder terkait,” Kata Sekertaris Dinas Transmigrasi yang juga ketua Tim Koordinasi.


Diakhir kegiatan Ketua Tim Rasidin mengungkapkan berkah kekompakan tim efektif dan berkat dukungan kerjasama stakeholder terkait kami bisa lalui bersama walaupun di dalamnya terselip suka dan duka namun itulah dinamika di dalam tim, terlaksananya proyek perubahan ini tidak terlepas dari kerja keras tim dan dukungan dari berbagai pihak.

“Untuk itu atas nama tim efektif proyek perubahan perekat masih dondos saya selaku ketua tim mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang sesuai dengan tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam memberikan bantuannya, dan harapan besar kami agar dinas transmigrasi mampu memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat Tolitoli serta menyukseskan visi dan misi kabupaten Tolitoli 2021-2026, Kiranya ke depan proyek perubahan ini mampu membawa kawasan transmigrasi basidondong menjadi kawasan transmigrasi yang mandiri,” Pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Tolitoli Amran Hi Yahya dalam sambutannya menyambut baik launching perekat basidondo yang dilaksanakan oleh dinas transmigrasi Tolitoli, dan pihak pemerintah daerah akan selalu mendukung setiap kegiatan yang akan dilaksanakan oleh dinas transmigrasi.

“Saya akan mensupport kegiatan ini karena launching perekat basidondo yang disampaikan oleh ketua tim sudah sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah Kabupaten Tolitoli sehingga dalam meningkatkan pelayanan di kantor dinas transmigrasi dan 3 kantor kecamatan kawasan transmigrasi perlu mendapatkan dukungan agar nantinya masyarakat yang ada di kawasan transmigrasi bisa lebih mandiri,” pungkas Amran Hi Yahya. ***

Pos terkait

banner 468x60