BUOL – Kebakaran lahan kosong kembali terjadi di wilayah Kabupaten Buol. Kali ini, kebakaran terjadi di Desa Inalatan, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol, Peristiwa tersebut menghanguskan lahan kosong dengan luas diperkirakan mencapai ±1,5 hektare. Kamis, 8/10/26.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.50 WITA, setelah seorang saksi melihat adanya titik api di kawasan lahan kosong yang berada pada koordinat 1°1’39” N 121°39’56” E. Lokasi kebakaran berjarak sekitar ±2 kilometer dari kawasan permukiman masyarakat, sehingga diperlukan penanganan cepat agar kobaran api tidak meluas dan mendekati wilayah yang dihuni warga.
Setelah melihat adanya titik api, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa Koramil 1305-07/Bunobogu serta Aparat Desa Inalatan. Informasi tersebut kemudian segera ditindaklanjuti dengan melakukan koordinasi dan pengerahan personel ke lokasi kejadian.
Sekitar pukul 15.20 WITA, personel Koramil 1305-07/Bunobogu, Aparat Desa Inalatan, serta masyarakat tiba di lokasi kebakaran. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan peralatan yang tersedia, salah satunya tangki penyemprot air punggung.
Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan menyasar titik-titik api dan bagian lahan yang masih mengeluarkan asap. Kondisi lahan yang terbakar serta potensi angin dapat menyebabkan api kembali menjalar, sehingga proses pemadaman dilakukan secara cermat dengan memastikan kobaran api tidak merambat ke area lainnya.
Setelah melalui proses pemadaman selama kurang lebih satu jam, sekitar pukul 16.25 WITA, api berhasil dipadamkan. Namun, personel bersama masyarakat tidak langsung meninggalkan lokasi. Untuk memastikan tidak terdapat bara yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran susulan, dilakukan proses pendinginan di sejumlah titik bekas kebakaran.
Kegiatan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 17.20 WITA. Setelah dilakukan pengecekan pada beberapa titik, kondisi bara api diyakini telah padam dan situasi di sekitar lokasi kebakaran dinyatakan aman. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah munculnya kembali titik api yang dapat menyebar ke bagian lahan lainnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, sebanyak 17 orang terlibat langsung dalam upaya pemadaman, terdiri dari 4 personel Koramil 1305-07/Bunobogu, 3 orang Aparat Desa Inalatan, dan 10 orang masyarakat Desa Inalatan.
Danramil 1305-07/Bunobogu juga melakukan koordinasi dengan Aparat Desa Inalatan serta masyarakat sekitar dalam rangka mempercepat penanganan kebakaran. Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, perkembangan kejadian juga dilaporkan kepada Komando Atas sebagai bagian dari langkah pemantauan dan penanganan Karhutla di wilayah.
Akibat kejadian tersebut, materil yang terdampak berupa areal lahan kosong seluas ±1,5 hektare. Tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian terhadap bangunan atau fasilitas masyarakat karena lokasi kebakaran berada di lahan kosong dengan jarak sekitar 2 kilometer dari permukiman.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui. Berdasarkan dugaan masyarakat di sekitar lokasi, kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran sisa-sisa rumput hasil pembersihan lahan. Setelah aktivitas pembakaran selesai, api atau bara yang masih menyala diduga ditinggalkan tanpa terlebih dahulu memastikan seluruh bara benar-benar padam.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian bersama agar masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pembakaran rumput, semak maupun sisa vegetasi di lahan terbuka. Api yang awalnya berukuran kecil dapat dengan cepat membesar dan meluas apabila kondisi lahan kering serta dipengaruhi hembusan angin.
Babinsa Koramil 1305-07/Bunobogu bersama Aparat Desa dan masyarakat terus mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dari potensi kebakaran, terutama pada musim kemarau atau ketika kondisi vegetasi dan lahan dalam keadaan kering.
Kecepatan masyarakat dalam menyampaikan informasi kepada aparat serta respons cepat personel di lapangan menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas. Dengan koordinasi yang baik antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat, setiap kejadian kebakaran dapat segera ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
Data kejadian:
– Hari/Tanggal: Kamis, 8 Oktober 2026
– Waktu kejadian: Pukul 14.50 WITA
– Lokasi: Desa Inalatan, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol
– Koordinat: 1°1’39” N 121°39’56” E
– Jenis: Kebakaran lahan kosong
– Luas terbakar: ±1,5 hektare
– Jarak dari permukiman: ±2 kilometer
– Api berhasil dipadamkan: Pukul 16.25 WITA
– Pendinginan selesai: Pukul 17.20 WITA
– Personel Koramil: 4 orang
– Aparat Desa: 3 orang
– Masyarakat: 10 orang
– Korban jiwa: Nihil
– Kerugian materi: Areal lahan kosong terbakar ±1,5 hektare.
Dengan padamnya api dan selesainya proses pendinginan, situasi di lokasi kebakaran Desa Inalatan dinyatakan aman. Pemantauan tetap menjadi perhatian guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api di sekitar lokasi.
Gerak Cepat Babinsa dan Warga Padamkan Karhutla di Desa Inalatan, 1,5 Hektare Lahan Kosong Terbakar









