Tolitoli – Gerak cepat personel Kodim 1305/BT bersama unsur gabungan dalam penanganan kebakaran lahan kembali dilakukan. Kebakaran terjadi di area perkebunan cengkeh milik masyarakat yang berada di kawasan Bukit Panasakan, Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, pada Selasa, 15/9/26.
Peristiwa kebakaran tersebut diketahui terjadi pada siang hari dan mengakibatkan area perkebunan cengkeh terdampak api dengan perkiraan luas sekitar ±1 hektare. Lokasi kejadian berada pada titik koordinat 1.050667, 120.820837.
Berdasarkan informasi awal di lapangan, sekitar pukul 13.30 WITA, masyarakat yang berada di sekitar lokasi melihat kobaran api muncul di area lahan perkebunan cengkeh milik masyarakat. Kobaran api yang terlihat dari kawasan sekitar tersebut kemudian segera diinformasikan kepada warga setempat agar penanganan dapat segera dilakukan dan api tidak semakin meluas.
Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, unsur terkait kemudian bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 14.30 WITA, sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran Pemerintah Daerah Tolitoli, satu unit mobil Damkar Kodim 1305/BT, serta kendaraan personel Babinsa bersama Danramil 1305-01/Baolan tiba di lokasi kebakaran.
Setibanya di lokasi, personel dari berbagai unsur langsung melakukan upaya pemadaman bersama masyarakat setempat. Kondisi medan menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman karena titik api berada di kawasan dengan posisi cukup tinggi dan sulit dijangkau kendaraan pemadam.
Kondisi tersebut menyebabkan penyemprotan menggunakan mobil pemadam tidak dapat dilakukan secara maksimal terhadap seluruh titik api. Untuk mengatasi kendala medan, proses pemadaman kemudian dilakukan secara manual dengan menggunakan peralatan sederhana berupa tangki penyemprot rumput.
Personel gabungan bersama masyarakat bergerak menuju titik-titik api yang masih menyala untuk melakukan penyemprotan secara langsung. Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi medan serta perkembangan kobaran api di sekitar area perkebunan.
Setelah dilakukan upaya pemadaman secara intensif, pada sekitar pukul 15.25 WITA, kobaran api berhasil dipadamkan. Meski api telah berhasil dikendalikan, personel gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi. Pemeriksaan dan pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menimbulkan kobaran.
Kegiatan pendinginan melibatkan personel Kodim 1305/BT, Polres Tolitoli, BPBD Tolitoli, Damkar Tolitoli, serta masyarakat setempat. Pemeriksaan dilakukan pada area yang terdampak kebakaran, termasuk titik-titik yang sebelumnya menjadi lokasi kobaran api.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, personel yang terlibat terdiri dari 5 personel Kodim 1305/BT, 4 personel Polres Tolitoli, 10 personel Damkar, 10 personel BPBD, serta sekitar 25 orang masyarakat. Unsur Brimob juga tercatat dalam koordinasi penanganan di lapangan.
Adapun lahan perkebunan yang terdampak kebakaran merupakan milik masyarakat, di antaranya:
– Akhiruddin Lajibu, 60 tahun, suku Tolitoli, agama Islam, alamat Kelurahan Baru.
– Weinn, 54 tahun, suku Manado, agama Kristen, alamat Kelurahan Panasakan.
Berdasarkan keterangan awal dari saksi di sekitar lokasi, dugaan sementara kebakaran berkaitan dengan sisa pembakaran rumput saat kegiatan pembersihan lahan kebun yang diduga belum sepenuhnya padam, kemudian api merambat ke area perkebunan di sekitarnya.
Namun demikian, dugaan tersebut masih merupakan informasi awal. Penyebab pasti kebakaran masih akan dilakukan pendalaman oleh pihak Kepolisian untuk mengetahui secara jelas sumber dan kronologi terjadinya kebakaran.
Kebakaran lahan perkebunan tersebut menjadi perhatian karena lokasi berada di kawasan perkebunan masyarakat. Kondisi lahan yang terdapat vegetasi kering berpotensi mempercepat penyebaran api apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, kecepatan informasi dari masyarakat serta respons personel gabungan menjadi bagian penting dalam proses pengendalian kebakaran.
Hingga pukul 16.00 WITA, kondisi api telah terpantau padam secara total. Personel yang berada di lokasi juga memastikan tidak terdapat lagi kobaran api maupun titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan. Kondisi cuaca saat itu terpantau cerah, sementara kepulan asap di area terdampak semakin berkurang dan situasi dinyatakan aman serta terkendali.
Kodim 1305/BT melalui jajaran Koramil 1305-01/Baolan terus mendorong kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya pada musim kemarau atau ketika kondisi vegetasi mulai mengering. Masyarakat diimbau untuk memastikan api benar-benar padam setelah melakukan pembakaran untuk keperluan pembersihan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Penanganan kebakaran di Bukit Panasakan menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, Damkar, BPBD, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi kejadian kebakaran lahan. Dengan koordinasi yang cepat dan keterlibatan berbagai unsur, kebakaran dapat dikendalikan sehingga tidak meluas ke kawasan perkebunan maupun wilayah lain di sekitar lokasi.
Hingga laporan terakhir, kebakaran lahan perkebunan cengkeh di Bukit Panasakan, Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, telah berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi dalam keadaan aman serta terkendali.
Gerak Cepat Kodim 1305/BT Bersama Unsur Gabungan Padamkan Kebakaran Perkebunan Cengkeh di Bukit Panasakan









