Gerak Cepat TNI Bersama Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Desa Silondou

Tolitoli – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tolitoli. Kebakaran melanda area kebun kosong yang berada di Dusun Sidodadi, Desa Silondou, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, pada Senin, 31/8/26.

Kebakaran tersebut menghanguskan lahan kosong milik warga dengan luas diperkirakan mencapai ±4 hektare. Berdasarkan informasi awal di lapangan, sumber api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang oleh warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi cuaca yang panas dan kering menyebabkan api dengan cepat menjalar di area lahan yang ditumbuhi vegetasi kering. Situasi tersebut berpotensi memperluas titik kebakaran apabila tidak segera dilakukan penanganan.

Mengetahui adanya kebakaran, personel TNI dari Kodim 1305/BT bersama Koramil 1305-04/Dondo, Polsek setempat, BPBD Kabupaten Tolitoli, Dinas Pemadam Kebakaran, Basarnas serta masyarakat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pengendalian api.

Personel gabungan melakukan penyekatan pada sejumlah titik yang berpotensi menjadi jalur penyebaran api. Selain itu, pemadaman dilakukan secara terpadu dengan memanfaatkan kendaraan pemadam serta tangki gendong untuk menjangkau titik-titik api yang berada di area perkebunan.

Dalam pelaksanaan pemadaman, unsur yang terlibat terdiri dari 5 personel Kodim 1305/BT, 9 personel Koramil 1305-04/Dondo, 5 personel Polsek, 10 personel Damkar, 12 personel BPBD, 3 personel Basarnas serta sekitar 50 orang masyarakat.

Sinergi seluruh unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat proses penanganan kebakaran. Masyarakat yang berada di sekitar lokasi turut berperan dalam proses pemadaman, terutama pada titik-titik yang dapat dijangkau dengan peralatan pemadam portabel.

Adapun lahan yang terdampak kebakaran diketahui merupakan lahan milik warga atas nama Harun, 50 tahun, suku Bugis, beragama Islam, dan Mansur, 55 tahun, suku Bugis, beragama Islam.

Setelah melalui proses pemadaman selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 17.30 WITA. Tim gabungan kemudian melakukan pengecekan kembali di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api yang masih menyala maupun bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah sarana dan prasarana digunakan untuk menunjang proses pemadaman, yakni 1 unit mobil BPBD Kabupaten Tolitoli, 1 unit mobil Damkar Kabupaten Tolitoli, 1 unit mobil Damkar Kodim 1305/BT serta 22 unit tangki gendong.

Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kebakaran dapat ditangani sehingga tidak meluas ke wilayah lain yang berpotensi terdampak. Selama proses pemadaman berlangsung, situasi di lokasi dapat dikendalikan dengan aman dan kondusif.

Dari kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun personel yang mengalami cedera (nihil). Sementara itu, kerugian materiel juga dilaporkan nihil.

Peristiwa kebakaran lahan ini kembali menjadi perhatian penting bagi seluruh masyarakat, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat menjadi sumber api yang memicu kebakaran apabila mengenai rumput, semak atau vegetasi yang dalam kondisi kering.

Kodim 1305/BT bersama jajaran dan unsur terkait terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan serta tidak melakukan pembakaran saat membuka maupun membersihkan lahan.

Kewaspadaan dan kepedulian masyarakat merupakan bagian penting dalam mencegah terjadinya kebakaran, terlebih pada wilayah yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar. Pencegahan sejak dini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah api meluas.

Melalui sinergi TNI, Polri, BPBD, Damkar, Basarnas dan masyarakat, diharapkan setiap kejadian kebakaran lahan dapat ditangani secara cepat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Kodim 1305/BT menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi Karhutla serta memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait dan masyarakat guna menjaga keamanan wilayah Kabupaten Tolitoli dari ancaman kebakaran.

Pos terkait

banner 468x60