Isu Bagi-Bagi Uang Terpa KPU Tolitoli, Pengusaha : Saya Keberatan

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Beredar isu adanya dugaan penerimaan uang tak jelas oleh sejumlah oknum di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tolitoli, Sulteng, dari seorang pengusaha Kontraktor yang saat ini masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Terkait dengan adanya informasi itu media ini mencoba melakukan konfirmasi ke pihak yang namanya disebut-sebut.

Ditemui di kediamannya seorang pengusaha bernama Haji Umar membenarkan adanya cerita pemberian yang mengatasnamakan dirinya yang telah memberikan sejumlah uang kepada ketua KPU Tolitoli

“Terkait dengan itu saya sangat keberatan jika nama saya disebut- sebut telah memberikan sejumlah uang di KPU Tolitoli dan saya tegaskan lagi, semua yang isu yang beredar semuanya tidak benar,” ujarnya.

Kepada media ini Haji Umar lanjut menuturkan, Awalnya dirinya juga dengar cerita diluar, adanya informasi bahwa dirinya telah memberikan sejumlah uang kepada KPU Tolitoli, setelah mendengar informasi tersebut ia langsung meminta bertemu dengan ketua KPU untuk mengklarifikasi dan mecari tahu kebenaran isu yang mengatasnamakan dirinya.

“Awalnya saya juga dengar cerita diluar seperti itu, dan setelah mendengar kejadian tersebut saya langsung meminta ketemu dengan ketua KPU dan mencari tahu cerita itu, dan dikantor KPU cerita itu memang benar adanya,” ungkapnya

Dan hal itu membuatnya merasa risih dan sangat keberatan, apalagi setelah mendengarkan cerita yang berhembus di KPU ada yang seperti itu jelas merusak namanya. Apa lagi selama ini ia tidak pernah melaksanakan pekerjaan di KPU, kalau pun ada yang saya kerja hanya Id Card dan baliho yang saya kerjakan dengan ukuran kecil saja dari desa.

“Saya datang di kantor KPU untuk mengkonfirmasi ke Ketua KPU, Ketua KPU membenarkan bahwa ada yang datang mengantar uang mengatasnamakan, jadi saya harus klarifikasi semuanya terkait siap yang menyebarkan informasi yang tidak benar,” Bebernya.

“Ternyata informasi yang didapat oleh ketua KPU bahwa uang tersebut dari haji Umar yang diantarkan oleh ibu Sekertaris, jadi disitulah saya minta tolong kepada ketua KPU untuk di fasilitasi ketemu dengan ibu sekertaris, dan akhirnya saya pertemukan dengan ibu sekertaris,”Jelasnya.

Ditanya soal jumlah nilai uang, haji Umar mengatakan bahwa itu semua belum jelas dan pak ketua juga tidak bilang berapa jumlahnya.

Lanjut Ditanyakan apa sudah pernah sempat ketemu dengan ibu Habibah Haji Umar menyampaikan sudah ketemu, serta telah dipertemukan ketua KPU Sulaeman, dan mengakui semuanya.

Terkait dengan hal ini semua, “saya merasa keberatan namanya di bawa bawa dan meminta tolong, agar cerita ini di redam agar isu yang terus berkembang diluar yang mencatut namanya di bisa di diamkan.

Kronologi awal, Haji Umar menceritakan pada waktu itu ketua KPU bertemu di acara pesta, ketua KPU, Suleman sempat mengkonfirmasi kepada dirinya.

“Haji, Ada titipan uang kemarin, minta maaf saya tidak terima saya tidak suka uang begitu,” kata Haji Umar yang menirukan kalimat ketua KPU.

Mendengar ungkapan itu, Ia kemudian merasa heran dan bertanya, kenapa, uang apa ,dari mana dan saya tidak perna titip uang, ibu Habibah saja tidak terlalu akrab dan baru satu kali saya ketemu dan saya tidak pernah mengurus pekerjaan di KPU.

“Saya diamkan cerita ini dari bulan dua. Saya dengarlah cerita ini kemarin saya langsung pergi klarifikasi ke KPU, Izin pak Ketua minta tolong berita ini sangat berdampak pada pekerjaan saya jadi saya minta tolong diredam cerita ini, dan saya tidak perna memberikan uang dan tidak perna bikin pekerjaan disini. Tapi kenapa malah nama saya di pake di KPU, setelah itu dikonfrontir lewat ibu Habibah dan sudah di clear kemarin, dan “Cerita itu memang ada,” Beber Haji Umar.

“Hanya satu permintaan saya di KPU, seperti yang di bulan dua (2), tolong dihentikan cerita yang berkembang kemarin, tolong bantu saya redam, ini nama saya pasti bisa rusak,” imbuhnya .

Sementara itu ketua KPU Tolitoli Sulaeman saat ditemui membantah terkait adanya isu pemberian uang kepada dirinya.

“Saya jawab tidak pernah, itu saja,” Tegas Sulaeman

Disinggung terkait isu yang berkembang terkait ada nya bagi bagi uang di kantor KPU, Ia mengatakan isu itu tidak perna ada terdengar.

“Tidak ada isu berkembang di kantor KPU terkait itu makanya saya Kaget,” singkat Sulaeman.

Terkait pembicaraan di pesta antara Ketua KPU dan Hi Umar Sulaeman mengatakan tidak perna berbicara terkait uang tersebut.

“Jadi saat ketemu di pesta saya hanya berbicara masalah nota yang beredar di kantor, makanya saya tanya sama pak Haji, dan haji bilang tidak pernah ada, itu saja,” kata Sulaeman membantah.

Sulaeman mengaku jika dulu memang pernah Haji Umar pernah mengerjakan pengadaan kalender pilkada.

“Itu urusan sekertaris, dan saya tidak perna campuri cuma itu,

Ditanya soal cerita Haji Umar yang datang menemui dirinya di kantor untuk menanyakan isu itu dan mendapatkan jawaban bahwa uang itu dari ibu sekretaris, Sulaeman juga membantah itu tidak pernah. ***

Pos terkait

banner 468x60