Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa baik lelaki maupun perempuan muslim yang dilakukan pada bulan Ramadhan hingga menjelang shalat Idul Fitri.
Kepada Awak media Kepala Kantor Kementerian Agama (kemenag) Kabupaten Tolitoli Moh. Taslim menyampaikan bahwa besaran untuk pembayaran zakat fitrah Ramadan 1444 Hijiriah tahun 2023 Masehi telah di tetapkan oleh kementrian agama.
“Pemberian Zakat Fitrah tahun 2023 Masehi ini tidak jauh berbeda dengan tahun tahun kemarin, yakni beras sebanyak 2.5 Kg, atau uang sebesar Rp 30 per jiwa,” ungkap Moh Taslim Saat ditemui diruang kerjanya Selasa (03/04/23)
Lebih jauh Kepala Kantor Agama Tolitoli Moh Taslim menjelaskan penetapan besaran pembayaran zakat fitrah tahun 2023 Masehi ini sedikit mengalami kenaikan di banding tahun sebelumnya.
“Sebelum menetapkan besaran zakat fitrah, pihaknya lebih dulu turun melakukan survei harga beras langsung ke tingkat petani,” ujarnya.
“Kami tak mengambil standar harga beras yang dijual dipasaran, melainkan mengkroscek secara langsung dari petani,” tambahnya.
Dikatakannya, zakat fitrah zakat Fitra merupakan salah satu kewajiban yang ditunaikan oleh umat muslim, Kewajiban untuk membayar zakat fitrah telah tertuang dalam rukun Islam ke empat.
“Tujuan pembayaran Zakat Fitra untuk menyempurnakan ibadah sekaligus mensucikan harta, selain itu pemberian zakat juga salah satu menunjukkan rasa kepedulian dan berbagi kebahagiaan sesama umat Islam,” lanjutnya.
selain itu, menurut Taslim, untuk pembayarannya zakat dapat dibayarkan secara perorangan, tanggungan keluarga, bahkan bisa untuk orang.
Perlu diketahui Zakat fitrah ditunaikan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.
“pembayaran zakat dapat dilakukan di rumah ibadah (mesjid) atau ke badan amil Zakat yang telah ditunjuk dan terpercaya,” katanya.
“Saya mengimbau kepada masyarakat khususnya umat Islam di Tolitoli, agar se segera mungkin mengeluarkan zakat, infaq dan sedekahnya sebelum Sholat Idulfitri, dan bila perlu pembayaran Zakat bisa di awal “waktu Ramadan” sehingga memudahkan untuk pendistribusian zakat nantinya. Mari kita bersama sama menjaga kekhusyukan dalam beribadah terutama di bulan Ramadan yang penuh dengan berkah,” Pungkas Moh Taslim saat menutup wawancara dangan awak media. ***









