Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Kejaksaan Negeri Tolitoli mengelar kegiatan Rapat koordinasi pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat, bertempat di Aula Kejaksaan Negri Tolitoli, Selasa (11/07/2023) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kajari Tolitoli Albertinus Parlianggoman Napitupulu, SH. M.H, pasi Intel Kodim 1305/BT Kapten Inf. Roi Kalalembang, Korwil BIN Kabupaten Tolitoli Muharram, Kasat intel Polres Tolitoli, AKP, Army Casriyanto, Kasat Intel Kejari Tolitoli Achmad Bhirawa Bissawab, S.H, Disdikbud Kabupaten Tolitoli Hatron Y, Daud, FKUB Tolitoli Indar Dg Silasa , Kasi kewaspadaan dini Kesbangpol Tolitoli Nananghairani SH, dan KTU Kantor Kemenag Kab. Tolitoli Muhammadong, S.Ag.
Dari pantauan media di lokasi kegiatan, Kajari Tolitoli Albertinus Parlianggoman Napitupulu, SH. M.H, dalam sambutanya mengatakan Rapat koordinasi pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat (Pakem) merupakan salah satu atensi yang dapat di jadikan sebagai atensi dalam pelaksanaan tugas sebagai intelijen.
“Peran penting dalam melakukan Pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat menjadi suatu atensi dini yang harus dilaksanakan oleh bidang intelijen,” ungkapnya.
Lanjut Albertinus Parlianggoman Napitupulu, SH. M.H, berharap dalam kegiatan ini serltiap informasi dari semua instansi agar dapat diadakan cegah dini dan deteksi dini.
“Peran dari intelijen dalam mencari bahan keterangan untuk kebutuhan organisasi, kelompok, atau perorangan harus lebih dimaksimalkan, sehingga tugas Intelijen nantinya mampu mengetahui dan mengumpulkan banyak informasi, serta pandai membawa diri dan mudah bekerja sama dengan semua pihak,” pungkasnya.
Ditempat yang sama, Pasi intel Kodim 1305/BT Kapten Inf. Roi Kalalembang dalam penyampaiannya mengatakan dengan adanya aliran yang bernama Saksi Jehova yang bertempat di Tuweley telah menjadi perhatian dan pantauan serius dari intelijen kodim 1305/BT saat ini.
“Dimana aliran Saksi Jehova dari deteksi dini yang dilakukan Intelijen Kodim 1305/BT, bahwa aliran tersebut telah mengajarkan jemaanya untuk tidak menghormat terhadap bendera merah putih,” ungkapnya.
Lebih Jauh Roi Kalalembang menjelaskan Bahwa aliran kepercayaan Saksi Jehova saat ini memiliki jemaah berjumlah sekitar 2 kepala keluarga.
“Kegiatan Aliran kepercayaan Saksi Jehova yang tata cara berdoa terpantau sama halnya dengan umat kristiani,” pungkasnya. ***
Pasi Intel Kodim 1305/BT Ikuti Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran kepercayaan dan Keagamaan Dalam Masyarakat









