Tolitoli, Sulteng| Kabartoday.id – Pembukaan Ground Breaking Pembangunan Jembatan Perintis Garuda (Jembatan Gantung) uang bertempat di kelurahan Nalu Kecamatan Baolan, wilayah Kodim 1305/BT secara resmi dimulai.,
Kegiatan yang mengangkat tema “Negara Hadir Untuk Rakyat” yang dibuka lansung oleh Sekertaris Daerah Tolitoli Moh. asril Bantilan yang didampingi Pasi Ter Kodim 1305/BT Kapten Arh Solih Budi dan di hadiri Kapten Laut (PM) Suhartono (Pgs Pasi Pasi Ter Lanal Tolitoli, Iptu Lubis (Kasat Sabara polres Tolitoli), Andi Gunawan SH. MH (Kasi Intel Kajari tolitoli), Kapten Inf Eko Wahyudi (Danramil 1305-01 Baolan), Zulkifli St ( Mewakili Kadis PUPR Tolitoli), Andi Irmayanti Azis, S. STP., M. Si ( Camat Baolan), Ahyar Tauhid (Lurah Nalu) dan tokoh agama, tokoh masyrakat, tokoh adat serta tokoh pemuda serta tamu undangan 30 Orang.
Dari pantauan media dilapangan rangkaian kegiatan di mulai pukul 09.50 Wita dengan laporan Kesiapan Pembangunan Jembatan (Tipe Jembatan, Panjang Dan Lebar Jembatan, Waktu Pekerjaan) yang di sampaikan langsung oleh Pasi Ter Kodim 1305/BT Kapten Arh Solih Budi.
Dalam Laporannya Pasi Ter Kodim 1305/BT Kapten Arh Solih Budi menyampaikan Pembangunan jembatan perintis garuda (jembatan gantung, armco, dan beton) merupakan proyek strategis untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mempermudah akses transportasi masyarakat, logistik, serta layanan dasar.
‘Jembatan ini dirancang dengan spesifikasi teknis yang mampu menahan kendaraan roda 2 dan pejalan kaki dengan tingkat keamanan tinggi,” Ungkap Kapten Arh Solih Budi.
Lanjut Kapten Arh Solih Budi menuturkan Pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan di kelurahan nalu, kecamatan baolan, kabupaten tolitoli (belakang rumah adat tolitoli).
“Untuk waktu kegiatan selama 35 hari (tmt 4 april s.d. 8 mei 2026) dengan spesifikasi pembagunan lebaran jembatan 120 cm panjang 100 meter, dan diperuntukkan untuk kendaraan roda Dua dan pejalan kaki” Tuturnya.
Sedangkan untuk rencana tahapan pekerjaan, Kesiapan lahan dan administrasi, kesiapan logistik dan personel dan survey persiapan/pre contruction kata Kapten Arh Solih Budi dilakukan sesuai dengan Rencana kerja lapangan yang telah ditetapkan dan tetap menjaga kualitas pekerjaan.
1. Untuk rencana tahapan kerja dibagi menjadi lima tahap diantatanya,
Tahap l : Obilisasi alat, material, dan pembersihan lokasi (land clearing).
– Tahap ll : Pengerjaan fondasi blok angkur dan pilar penyangga (pylon).
– Tahap lll ; Pemasangan kabel utama (stringing) dan penyetelan tegangan kabel.
– Tahap IV: Pemasangan rangka laνται jembatan dan sistem pengaku (stiffening).
– Tahap V : Fnishing dan uji beban (load test)
2. Kesiapan lahan dan administrasi
– Legalitas lahan : lahan di kedua sisi jembatan (akses masuk dan titik angkur) sudah berstatus clean and clear
– Administrasi: dokumen rencana anggaran biaya (RAB) dan justifikasi teknis telah diverifikasi oleh tim zenlangkatan darat
3. Kesiapan logistik & personel
– Material: komponen pabrikasi baja dan kabel utama telah tersedia/siap mobilisasi dari pusat zeni ad ke lokasi pembangunan
– Tenaga kerja: personel kodim 1305/bt serta melibatkan masyarakat sekitar sebagai bentuk kemanunggalan tni rakyat
4. Survey persiapan/pre contruction
– Sebelum pelaksanaan, telah dilakukan serangkaian tahapan teknis sebagai berikut:
– Survei topografi: menggunakan alat theodolite untuk menentukan titik koordinat as jembatan dan elevasi air pasang agar struktur aman dari luapan air.
– Uji tanah (soil test): telah dilakukan pengujian menggunakan alat sondir untuk menentukan kedalaman tanah keras sebagai dasar penentuan kedalaman fondasi (abutment)
– Material: spesifikasi beton menggunakan standar mutu tinggi (k-350) pada bagian struktural untuk menjamin daya tahan jangka panjang.
Diakhir Pasi Ter Kodim 1305/BT Kapten Arh Solih Budi menjelaskan Pembangunan jembatan perintis garuda saat ini berada pada posisi siap untuk dilaksanakan, dan kamu membutuhkan dukungan dari seluruh elemen terkait sangat diperlukan guna memastikan pembangunan jembatan berjalan tepat waktu dan tepat mutu sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan oleh tim zeni angkatan darat.
Sementara itu Sambutan Bupati Tolitoli yang di wakili Sekertaris Daerah Tolitoli Moh. Asrul Bantilan S.Sos menyampaikan Pembangunan Jembatan Ini Memiliki Arti Yang Sangat Penting Dan Strategis Bagi Masyarakat Karena Keberadaannya Akan Membantu Memperlancar Aktivitas Warga Di Wilayah Sekitar.
“Dalam.pembagunan jembatan ini di butuhkan Sinergitas Antara Tni Pemerintah Daerah Dan Masyarakat Merupakan Kekuatan Besar Dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Daerah,” Katanya.
Oleh Karena Itu Pemerintah Daerah Berharap Pembangunan Jembatan Ini Dapat Berjalan Dengan Lancar Tepat Waktu Serta Memberikan Manfaat Yang Sebesar-besarnya Bagi Masyarakat Kabupaten Toli-toli Khususnya Masyarakat Di Kelurahan Nalu Dan Sekitarnya.
“Saya juga Mengajak Seluruh Masyarakat Untuk Bersama-sama Mendukung Serta Menjaga Hasil Pembangunan Ini Nantinya Agar Dapat Dimanfaatkan Secara Berkelanjutan Oleh Generasi Sekarang Maupun Generasi Yang Akan Datang,” ajaknya.
Diakhir Moh. Asrul Bantilan menyampaikan Atas Nama Pemerintah Daerah Kabupaten Toli-toli Saya Menyampaikan Apresiasi Dan Penghargaan Yang Setinggi-tingginya Kepada Kodim 1305/Buol Toli-toli Atas Inisiasi Pelaksanaan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Ini Sebagai Bentuk Nyata Kepedulian Tni Terhadap Kebutuhan Masyarakat Khususnya Dalam Meningkatkan Kemudahan Akses Masyarakat Menuju Sarana Pendidikan Serta Fasilitas Pelayanan Publik Lainnya.
“Dengan Mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Perintis Garuda (Jembatan Gantung) Di Kelurahan Nalu Saya Nyatakan Resmi Dimulai Semoga Allah Swt Senantiasa Memberikan Kelancaran Dan Kemudahan Dalam Setiap Tahapan Pembangunan Yang Dilaksanakan.
yang dilaksanakan,” Tutupnya dan dilanjutkan dengan Peninjauan Lokasi Pembangunan Sekaligus Peletakan Batu Pertama. ***
Pembagunan Jembatan Perintis Garuda Kodim 1305/BT Secara resmi Dibuka Sekda Tolitoli









