Penderita Demam dan Diare di Pulang Pisau Naik, Berikut Penjelasan dr. Pande

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Meningkatnya kasus penderita demam dan diare yang naik cukup signifikan, mendapat perhatian penuh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulang Pisau. Hal itu disampaikan Kepala Dinkes, dr. Pande Putu Gina kepada media ini, Selasa (22/08/2023).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Pande, dari data yang diperoleh di bulan Agustus 2023 ini tercatat sebanyak 268 pasien. Sedangkan di bulan sebelumnya hanya seratusan pasien saja yang tersebar di semua wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

“Penyebabnya mungkin karena saat ini kita masuk musim kemarau panjang dan pancaroba. Akibatnya muncul penyakit ISPA, DBD serta Diare sehingga pasien mengalami demam,” terang Kepala Dinkes.

Tanda-tanda terkena ISPA, lanjut dr. Pande, selain demamnya, yang perlu diperhatikan bila penderita ada sesak saat bernafas, sedangkan untuk DBD, cirinya mengalami demam tinggi diatas 39 derajat dan tidak turun-turun selama dua atau tiga hari, maka segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan.

“Selanjutnya, penderita diare, perlu diperhatikan tanda bahayanya. Apalagi anak-anak dengan gejala mual muntah sehingga kesulitan makan dan minum, juga harus ditangani medis supaya tidak mengalami kekurangan cairan,” ucapnya.

Faktor lain yang mempengaruhi adanya penyakit ISPA, DBD dan Diare, lanjut dr. Pande yakni, adanya pencemaran makanan akibat debu, kurangnya air bersih dan juga adanya kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu dirinya menghimbau kepada warga masyarakat waspada dan selalu menerapkan pola hidup sehat.

“Untuk menekan angka penderita demam, kami dari Dinkes Pulang Pisau, secara rutin memberikan penyuluhan dan sosialisasi penerapan pola hidup sehat kepada warga masyarakat di Kabupaten Pulang Pisau melalui Puskesmas maupun Pustu,” pungkasnya. KABAR TODAY.ID

Pos terkait

banner 468x60