Wakil Bupati Tolitoli Ikuti Road Show Secara Virtual Bersama Menko PMK RI

Tolitoli Sulteng | Kabartoday.id – Meskipun dalam suasana Bulan Suci Ramadhan, serta menjalankan tugas negara, Kantor Bappeda Kabupaten Tolitoli Menyelenggarakan Kegiatan Dialog secara langsung bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Beberapa hari lalu.

Kegiatan Dialog itu membahas terkait permasalahan dan harapan kepada Pemerintah Pusat dalam upaya Percepatan Penurunan Stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Bacaan Lainnya

 

Dialog Road Show Daring Penurunan Stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem yang di gelar di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia termaksud salah satunya Provinsi Sulawesi Tengah yang mendapatkan jadwal ke-27.

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Jemmy Yusuf, Para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemda Tolitoli, Para Camat se Kabupaten Tolitoli dan Para Kades yang terdapat lokus Stunting. Serta di ikuti secara Daring oleh Kementerian Kesehatan, Kementerian PUPR, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Ma’mun Amir, Serta seluruh Bupati/Walikota dan Wakil Bupati se-Provinsi Sulawesi Tengah.

Muhadjir Effendy, MAP selaku Menko PMK RI Dalam paparannya mengatakan, tujuan dilaksanakannya Road Show Dialog Percepatan Penurunan Stunting dan kemiskinan ekstrem ini agar lebih terkontrol dan terintegrasi sehingga penanganan tepat sasaran, lebih akurat dan efisien dalam sumber daya yang ada.

Dilanjutkan, kegiatan ini sengaja di lakukan secara marathon dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan bahwa semua kebijakan arahan dari Presiden RI betul-betul di laksanakan dengan melibatkan aparat Desa yang ada dengan tenaga relawan dan pendamping.

“Terkait dengan Tabulasi kemiskinan ekstrem dan Prevalensi Stunting,khusus di Sulawesi Tengah masih di level rata-rata secara skala Nasional. “Ujarnya.”

Masing-masing Kepala Daerah di berikan waktu dengan durasi 7 (Tujuh) menit untuk menyampaikan paparan terkait kondisi dan masalah tentang Stunting dan kemiskinan ekstrem di wilayahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tolitoli Moh.Besar Bantilan selaku Ketua TPPS Kabupaten Tolitoli Dalam laporannya mengatakan permasalahan terkait Stunting dan kemiskinan ekstrem terutama kurangnya hubungan regulasi terhadap penanganan Stunting khususnya pada Tahun 2023.

Di ditambahkannya, keterbatasan dukungan anggaran terkait Rembuk Stunting di Desa Lokus yang sulit di jangkau sehingga mengurangi kualitas monitoring dan evaluasi Penurunan Stunting.

“Kurangnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang pentingnya mengikuti kegiatan Posyandu dan kurangnya pengetahuan para orang tua tentang asupan gizi bagi anak – anak yang terkena stunting dan kurangnya ketersediaan makanan di karenakan anggaran yang tidak maksimal. “Tutup Wakil Bupati.

Pada sesi terakhir kegiatan, Menko PMK RI Menyimpulkan hasil dari Road Show Daring se-Sulawesi Tengah ini untuk pengalokasian Dana Desa lebih memprioritaskan pada Ketahanan Pangan, untuk Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem.

Sementara untuk Daerah yang terdampak bencana agar Kementerian PUPR memperhatikan terkait Infrastruktur Jalan serta sarana dan prasarana, pengadaan sanitasi, Air Bersih dan Air Minum.

Sedangkan untuk prioritas Kementerian Kesehatan adalah terkait masalah Puskesmas yang belum memiliki alat USG dan Atrokometri.

“Saya akan mengawal langsung ke Kementerian terkait, agar masalah yang ada di Daerah khususnya Provinsi Sulawesi Tengah segera di atasi.” Tegasnya. ***

Pos terkait

banner 468x60