Warga Keluhkan Distribusi Air, Plt. Direktur PDAM Pulang Pisau Bungkam

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Kekecewaan warga komplek Perumahan Pulang Pisau Permai terhadap pelayanan air bersih di Kabupaten Pulang Pisau kian memuncak. Plt. Direktur PDAM Pulang Pisau dinilai tidak peduli terhadap keluhan masyarakat terkait pendistribusian air yang kerap sendat, bahkan sering mati tanpa pemberitahuan.

Bacaan Lainnya

Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Ironisnya, ketika pembayaran rekening terlambat, penagihan disebut berjalan cepat dan tegas. Namun saat warga menyampaikan keluhan soal distribusi air yang tak lancar, respons yang diterima justru nihil.

“Kalau telat bayar langsung ditagih. Tapi kalau air mati atau kecil berhari-hari, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, keluhan kami tidak digubris,” ujar seorang warga Komplek perumahan yang berlokasi di Rey 2 itu dengan nada geram.

Menurutnya, air bersih adalah kebutuhan pokok yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Ketika distribusi terganggu tanpa kejelasan, masyarakatlah yang paling dirugikan. Aktivitas rumah tangga terganggu, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar tentang komitmen pemerintah daerah dalam menjamin pelayanan dasar bagi warganya. Apalagi pengelolaan air bersih merupakan salah satu layanan publik yang seharusnya menjadi prioritas.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui manajemen PDAM tidak hanya tegas dalam penagihan, tetapi juga responsif dalam menangani gangguan distribusi. Transparansi terkait penyebab gangguan serta kepastian waktu perbaikan dinilai penting agar masyarakat tidak terus-menerus dirugikan.

Hasil pantauan media ini, di salah satu rumah warga komplek, Kamis (9/4/2026), sekira pukul 16.27 WIB, tampak jelas kran air dalam posisi On (hidup), tapi tidak ada keluar air sama sekali.

Hingga berita ini diturunkan, Plt. Direktur PDAM Pulang Pisau yang dihubungi via Chat Whatsapp belum memberikan keterangan resmi dan bahkan terkesan tidak mengindahkan mengenai keluhan warga tersebut. Kabartoday.id

Pos terkait

banner 468x60