Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Pemerintah Indonesia sudah mencanangkan Kebijakan Wajib Belajar 13 tahun sebagai program prioritas nasional, yang dituangkan di RPJMN 2025-2029.
Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli yang juga sebagai Bunda Paud Hj Sriyanti Dg Parebba mengatakan, Sebagai Bunda Paud Kabupaten Tolitoli sudah siap dan terus melakukan sosialisasi mengenai program Wajib belajar 13 tahun.
“Pemerintah Pusat sudah mencanangkan wajib belajar 13 tahun. Di mana, anak-anak wajib belajar mulai dari PAUD/TK 1 tahun baru lanjut ke jenjang Sekolah Dasar (SD) 6 tahun dan Sekolah Menengah Pertama 3 tahun, Ini sudah kita sosialisasikan di Taman Kanak Kanak tahun 2025 ini,” ujarnya Rabu (15/10/2025).
Ia menjelaskan, ada wacana bahwa pemerintah akan menetapkan syarat kelulusan PAUD/TK 1 tahun dan selanjutnya mendaftar SD di tahun mendatang kami mendukung sepenuhnya, namun pihaknya berharap sosialisasi wajib belajar 13 tahun dapat berjalan sukses di tahun 2025 ini.
“Saya sebagai Bunda Paud Kabupaten harus terus fokus untuk mensosialisasikan wajib belajar 13 tahun sehingga dapat mewujudkan akses Pendidikan yang merata, dimulai dari pendidikan prasekolah yang dianggap sebagai pondasi penting,” jelas Bunda Paud.
Diakhir Hj. Sriyanti Dg Parebba menjelaskan program Wajib belajar 13 tahun untuk memperluas wajib belajar yang dari sebelumnya hanya 12 tahun menjadi 13 tahun, sehingga setiap anak memiliki akses pendidikan sejak usia dini, serta mengurangi angka anak putus sekolah, sehingga dapat membekali anak dengan kreativitas, motorik, dan kemampuan sosialisasi sebelum memasuki sekolah dasar, dan mewujudkan visi Indonesia emas melalui pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.
“Ayo anak anakku, mulai sekarang kita terus belajar bersama teman teman baru, gelorakan wajib belajar 13 tahun 1 tahun di TK,” Tutupnya. ***
“1 Tahun di TK” Hj Sriyanti Dg Parebba : Ayo Gelorakan Program Wajib Belajar 13 Tahun









