2193 Siswa SD Dan SMP Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Buol, Sulteng | Kabartoday.id – Pemerintah Kabupaten Buol Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa kurang Mampu.

“Sebanyak 2193 siswa siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Buol yang terkategori sebagai siswa kurang mampu menerima bantuan perlengkapan siswa dari pemerintah,” Ungkap Kabid pendidikan SD dan SMP Anita.

Lanjut Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Buol, Anita, menyatakan, saat ini pihaknya sedang menyalurkan bantuan perlengkapan siswa yang diperuntukkan bagi 1.384 siswa yang berasal dari 158 Sekolah Dasar dan 809 siswa yang berasal dari 64 Sekolah Menegah Pertama di Kabupaten Buol.

Bacaan Lainnya

 

“Ini sementara kita salurkan, dan penyaluran sudah dilakukan sejak minggu yang lalu di enam Kecamatan, yakni Kecamatan Lakea, kecamatan Karamat, kecamatan Tiloan, kecamatan Momunu, kecamatan Bokat , kecamatan Bukal dan hari ini penyaluran sedang dilakukan di kecamatan Bunobogu,” kata Anita Senin (18/12/2023) di ruang kerjanya.

Lebih jauh Anita menuturkan, Total dari usulan penerima yang ada seluruh Sekolah Dasar (SD) mencapai 1.400 siswa kurang mampu, namun berdasarkan hasil verifikasi hanya terdapat 1.384 siswa yang layak menerima bantuan.

“Untuk siswa SD dari total penerima sebanyak 1400 siswa, dan ada 16 orang siswa yang telah didata tidak layak untuk menerima, kalau SMP dari total 900 siswa ada 809 yang menerima bantuan dan 91 siswa tidak layak menerima,” terang Anita.

Anita kembali menjelaskan, dari data dan usulan pihak sekolah tidak serta merta diakomodir oleh Dinas, dan kami tetap melakukan verifikasi untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran bagi siswa siswi yang kurang mampu.

“Data yang berasal dari sekolah-sekolah diverifikasi kembali oleh tim dari dinas Pendidikan, dengan cara pendataan dilakukan dari rumah ke rumah sesuai data yang telah diterima sebelumnya, jadi kami bukan hanya mendata di atas meja dan memilih, tetapi tim kami dari peserta didik itu turun ke rumah masing- masing siswa untuk melihat secara langsung dan menilai tingkat kelayakan, apakah memang layak siswa ini dikatakan kurang mampu atau tidak. Ini kami lakukan semuanya agar bantuan perlengkapan sekolah yang di berikan ini tepat sasaran,” Ujarnya.

Bentuk bantuan siswa kurang mampu menurut Anita du antara lain pakaian seragam dan olah raga, topi, sepatu dan kaos kaki, alat tulis berupa buku dan pulpen serta bantuan dana yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing siswa sebesar Rp 300 ribu.

“Sementara total anggaran bantuan siswa kurang mampu tersebut masing-masing Pengadaan Perlengkapan Siswa SD sebesar Rp 1.496.164.000 dan untuk Pengadaan Perlengkapan Siswa SMP sebesar Rp 900.417.000, semuanya sesuai dengan ketersediaan anggaran,” Pungkasnya. ***

Pos terkait

banner 468x60