Hj. Nunu Andriani Kukuhkan Bunda Literasi Kabupaten Pulang Pisau

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau, Nunu Andriani mengukuhkan Bunda Literasi untuk masa bakti 2023-2024 yang dirangkai dengan Lomba Duta Baca tingkat Kabupaten Pulang Pisau bertempat di gedung PKK jalan Oberlin Metar, Kota Pulang Pisau, Selasa (14/11/2023).

Bacaan Lainnya

Nunu Andriani menjelaskan, pengukuhan bunda literasi Kabupaten Pulang Pisau kepada kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pulang Pisau, drg. Sopiyah mempunyai tugas yaitu untuk mengkomunikasikan peran dan fungsi literasi kepada masyarakat dalam upaya memajukan gerakan literasi nasional.

“Bunda literasi sebagai figur di masyarakat diharapkan dapat berperan dalam mendukung gerakan literasi di daerah, juga sebagai mitra pemerintah dapat mendorong budaya baca masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam menghidupkan budaya literasi baik di lingkungan keluarga di satuan pendidikan maupun di lingkungan masyarakat,” kata Pj Bupati.

Sehingga, lanjut Nunu sapaan akrabnya, nantinya tercipta generasi yang literat serta mampu mewujudkan keunggulan daerah guna mencapai masyarakat yang sejahtera. Selain itu, Bunda literasi menjadi motivator bagi masyarakat dalam upaya memajukan perpustakaan di desa-desa serta meningkatkan jumlah kunjungan ke perpustakaan melalui berbagai kegiatan inovasi.

“Saya mengajak kepada semua lapisan masyarakat, untuk bersama-sama mendukung peningkatan budaya gemar membaca, aktif dalam menumbuhkan minat baca masyarakat khususnya pada anak-anak sebagai upaya mencerdaskan bangsa demi kesejahteraan masyarakat,” ajaknya.

Lebih lanjut, Nunu mengungkapkan, untuk mencapai masyarakat yang memiliki kegemaran membaca maka dibutuhkan upaya yang dilakukan oleh pemerintah secara terprogram, terarah dan berkelanjutan melalui kegiatan promosi agar masyarakat lebih memahami arti pentingnya perpustakaan dan budaya baca.

“Gerakan sosialisasi budaya gemar membaca perlu terus ditingkatkan dan hal ini perlu dukungan dari lintas sektor terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta organisasi masyarakat juga peran keluarga. Budaya gemar membaca juga dimaksudkan untuk meningkatkan nilai indeks tingkat kegemaran membaca dan indeks pembangunan literasi masyarakat sebagai indikator urusan Perpustakaan,” tandasnya.

Sementara itu, drg. Sopiyah mengucapkan terimakasih kepada Pj. Bupati Pulang Pisau yang telah memberikan amanah serta kepercayaan kepada dirinya sebagai bunda literasi. Sopiyah menilai, literasi menjadi faktor esensial dalam langkah membangun masyarakat yang berpengetahuan, inovatif, kreatif serta berkarakter.

“Atas kepercayaan ini, saya punya visi untuk meningkatkan minat baca masyarakat guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera melalui gerakan membaca serta pengembangan Perpustakaan desa,” ucapnya.

Dikatakan drg. Sopiyah, berdasarkan survei indikator gemar membaca di Kabupaten Pulang Pisau tahun 2022 sudah cukup baik, sehingga Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dapat peringkat nomor 2 (dua) di Kalimantan Tengah.

“Adapun hambatan yang kita hadapi saat ini, yakni akses terhadap buku bacaan baik di desa maupun di sekolahan masih sangat kurang yang membuat makin rendahnya kunjungan ke Perpustakaan,” jelasnya.

Untuk itu, tambah Sopiyah, sebagai bunda literasi, dirinya memohon dukungan semua pihak, khususnya kepada kepala daerah Pulang Pisau, OPD terkait dan pemerintahan desa untuk menambah koleksi buku bacaan serta mengaktifkan Perpustakaan yang ada di wilayah masing-masing.

“Juga bisa dengan membentuk taman baca atau pojok baca di kantor-kantor atau instansi pemerintah. Selain itu, saya juga sangat mengharapkan dukungan dari pihak swasta maupun organisasi masyarakat juga komunitas literasi, seperti adanya Duta baca, Bunda PAUD yang tentunya sangat berkaitan dengan tugas Bunda literasi nantinya,” tutupnya. KABAR TODAY.ID

Pos terkait

banner 468x60