SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Tim Darurat Karhutla (TDK) Kecamatan Kahayan Hilir memastikan kondisi wilayah hingga saat ini, Kamis (18/06/2026) pukul 07.00 WIB masih aman dan terkendali dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan TDK yang terdiri dari KPSHK bersama LPHD Gohong, LPHD Kalawa dan LPHD Mantaren I di Pulang Pisau dihadapan wartawan di Cafe Watta.
Komandan TDK Kahayan Hilir, Sarianto, menjelaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli rutin serta upaya pembasahan lahan gambut sebagai langkah pencegahan dini.
Menurutnya, wilayah kerja Forum TDK mencakup sekitar 16.500 hektare yang tersebar di sembilan desa dan melibatkan kolaborasi berbagai pihak.
“Forum TDK merupakan bentuk kolaborasi multipihak yang melibatkan KPSHK, LPHD, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, BPBD, KPH, Koramil, dan Polsek dalam upaya pencegahan karhutla,” ujar Sarianto.
Dirinya menegaskan, berdasarkan hasil pemantauan lapangan dan data SIPONGI KLHK, hingga 18 Juni 2026 pukul 07.00 WIB tidak ditemukan adanya titik api (hotspot) di wilayah kerja Forum TDK Kahayan Hilir.
“Selain itu, hasil pemantauan menunjukkan tinggi muka air gambut di sebagian besar lokasi masih berada pada kategori aman,” imbuhnya.
Meski demikian, lanjut ia, penurunan terdalam tercatat di kawasan Sungai Mahikei, Desa Kalawa, mencapai 50 sentimeter sehingga memerlukan perhatian dan pengawasan lebih lanjut.
“Dari hasil Patroli yang dilaksanakan pada 16–17 Juni 2026 juga menunjukkan sejumlah kawasan di Hutan Desa Buntoi dan eks Proyek Lahan Gambut (PLG) Gohong masih tergenang air dengan kedalaman antara 10 hingga 60 sentimeter,” bebernya.
Sementara itu, berdasarkan data BMKG, suhu udara di wilayah Pulang Pisau berada pada kisaran 24 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang relatif tinggi. Namun demikian, lapisan permukaan tanah masih berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar sehingga kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.
“Kami juga mencatat tidak terjadi penurunan subsiden gambut yang signifikan sepanjang tahun 2026 di empat hutan desa yang menjadi wilayah pemantauan. Penurunan hanya tercatat satu sentimeter di Stasiun Gohong atau masih berada di bawah ambang batas lima sentimeter per tahun,” tutupnya. Kabartoday.id









