Babinsa Bokat Turun ke Lahan, Pratu Rustam Dorong Produktivitas Petani Jagung di Desa Biau

Buol – Kepedulian terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan terus ditunjukkan jajaran TNI AD melalui kegiatan pembinaan teritorial di wilayah binaan. Salah satunya dilakukan oleh Anggota Koramil 1305-09/Bokat, Babinsa Pratu Rustam, yang melaksanakan kegiatan Hanpangan dengan terjun langsung bersama masyarakat dalam proses pengolahan hasil pertanian jagung. Rabu, 2/9/26.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bertempat di Desa Biau, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol. Dalam kegiatan tersebut, Pratu Rustam turut terlibat dalam proses penggilingan jagung milik Bapak Hamadi sebagai bagian dari rangkaian pengolahan hasil panen masyarakat.

Kegiatan Hanpangan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap aktivitas pertanian masyarakat di wilayah binaannya. Dengan hadir secara langsung di tengah petani, Babinsa dapat membangun komunikasi yang lebih dekat sekaligus mengetahui berbagai kondisi dan kendala yang dihadapi masyarakat dalam mengelola hasil pertanian.

Jagung menjadi salah satu komoditas pertanian yang memiliki peranan penting bagi masyarakat, baik sebagai bahan pangan maupun sebagai salah satu sumber pendapatan keluarga. Karena itu, proses pengolahan setelah panen menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas hasil pertanian sebelum dimanfaatkan atau dipasarkan.

Pada kesempatan tersebut, Pratu Rustam turut mengambil bagian dalam proses penggilingan jagung milik Bapak Hamadi. Kegiatan dilakukan secara bersama-sama dengan tetap memperhatikan keamanan selama menggunakan peralatan penggilingan.

Aktivitas tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Babinsa untuk berkomunikasi secara langsung dengan pemilik hasil pertanian. Melalui komunikasi tersebut, berbagai informasi mengenai kondisi pertanian, hasil panen dan proses pengolahan jagung dapat diketahui secara lebih dekat.

Pratu Rustam menyampaikan bahwa kegiatan Hanpangan di wilayah binaan merupakan bagian dari upaya untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya para petani. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi agar sektor pertanian terus dikembangkan secara optimal.

Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Interaksi langsung antara Babinsa dan masyarakat menciptakan hubungan yang semakin erat sehingga berbagai perkembangan di wilayah dapat diketahui secara cepat.

Bagi masyarakat petani, proses penggilingan merupakan salah satu tahapan penting dalam pengolahan hasil jagung. Setelah melalui proses tersebut, hasil pertanian dapat lebih mudah dimanfaatkan sesuai kebutuhan, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk keperluan lainnya.

Kegiatan Hanpangan yang dilakukan Pratu Rustam juga menunjukkan bahwa tugas Babinsa tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban wilayah, tetapi juga mencakup pembinaan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan ekonomi warga.

Melalui kegiatan tersebut, Koramil 1305-09/Bokat terus mendorong semangat masyarakat untuk mengoptimalkan potensi pertanian yang ada di wilayahnya. Sektor pertanian yang dikelola dengan baik diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah.

Babinsa juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, terutama dalam mengelola hasil pertanian. Kebersamaan antara aparat kewilayahan dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung berbagai program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Kegiatan penggilingan jagung milik Bapak Hamadi di Desa Biau tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan. Komunikasi antara Babinsa dan warga berjalan dengan baik, sehingga kegiatan Hanpangan dapat terlaksana dengan tertib dan lancar.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mengoptimalkan hasil panen yang dimiliki. Koramil 1305-09/Bokat melalui para Babinsa akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat dan menciptakan sinergi dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan.

Kehadiran Babinsa di tengah petani menjadi wujud nyata komitmen TNI AD dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan potensi pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian dan ketahanan pangan daerah.

Pos terkait

banner 468x60