Kodim1305/BT, Sulteng Kabartoday.id – Dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan di wilayah Kodim 1305/BT Babinsa Koramil 1305-02/Tolitoli Utara Serka Syahril terus melakukan pendampingan pembersihan lahan pekerbunan jagung milik Arman.
“Pembersihan Lahan jagung ini untuk menjaga ketahanan pangan serta menjadikan desa Binontoan sebagai desa Swasembada pangan,” Ungkap Serka Syahril kepada wartawan Kabartoday.id, Minggu (11/09/2022).
Lanjut Serka Syahril menjelaskan khusus desa Binontoan masyarakatnya setiap harinya hanya mencari nafkah dengan bertani, dan sebagian lagi melaut.
“Hampir sebagian Besar masyarakat yang ada di desa Binontoan berprofesi sebagai Petani. Jika belum memasuki musim tanam, masyarkat disini pergi melaut dan khusus anak mudanya pergi beternak,” Kata Serka Syahril.
Ia menambahkan, wilayah desa Binontoan untuk luas lahan pertaniannya tidak terlalu luas, banyak masyakarat di desa ini memiliki lahan di diluar desa binaan, dan khusus lahan pegunungan desa Binontoan arealnya cukup luas.
“Maka dari itu, masyakarat disini lebih banyak bercocok tanam jagung jenis Hibrida (Syngenta), salah satunya adalah bapak Arman warga Desa Binontoan Kecamatan Tolitoli Utara Kabupaten Tolitoli yang memiliki luas lahan kurang lebih 1 Ha,” Pungkasnya.
Sementara itu Pjs. Danramil 1305-02/Tolitoli Utara Peltu Sofian yang mewakili komandan kodim 1305/BT Letkol Inf Lawdewick Brucelee Karthnie, S.Sos mengatakan khusus di wilayah Koramil 1305-02/Tolitoli Utara ada beberapa desa yang lahan Persawahannya cukup luas diantaranya desa Salumpaga, desa Diule, desa Lakuan, dan desa Pinjan.
“Khusus Desa Binontoan sendiri lahan Persawahannya bisa di katakan tidak mencapai setengah dari luas wilayah, apalagi pada akhir tahun 2022 Desa Binontoan dipilih menjadi salah satu desa untuk cetak sawah baru, karena di desa tersebut masih banyak lahan tidur yang tidak dimanfaatkan oleh warga,” Imbuh Pjs. Danramil 1305-02/Tolitoli Utara Peltu Sofian.
Lanjut ia menjelaskan, dalam pekerbunan tanaman jagung di desa Binontoan sendiri, saat ini masyarakatnya seperti Bapak Arman sudah sangat sering menanam jagung jenis Hibrida (Syngenta).
“Ada keuntungan besar bagi Petani menanam jagung hibrida, karena potensi produktivitasnya yang tinggi mencapai 10 Ton/Ha Dan terendah bisa mencapai 5-6 ton, jika tanaman benar benar di rawat, jelas dengan jumlah panen yang besar bisa menambah pendapatan ekonomi masyarakat di tengah naik Bahar bakar minyak (BBM),” Bebernya.
“Saya berharap masyakarat yang ada di wilayah Koramil 02/Tolitoli Utara bisa terus bercocok tanam dan selalu memanfaatkan lahan kosong sebagai lahan pertanian untuk membantu pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan diwilayah Kodim 1305/BT, Ayo bercocok tanam, sambil menyanyikan lagu Koes Plus “Kolam Susu”, dan itulah sebenarnya bangsa kita yang laut dan daratannya cukup luas, jadi manfaatkan sumberdaya alam yang berlimpah demi kemakmuran rakyat,” pungkasnya. ***
Babinsa Koramil 1305-02/Tolut Serka Syahril Bantu Petani Bersihkan Lahan Pekerbunan









