Babinsa Koramil 1305-11/Galang Hadiri Kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Terpadu

Kodim1305/BT, Sulteng | Kabartoday.id – Serma Haruna Babinsa Koramil 1305-11/Galang melaksanakan pendampingan Hanpangan dalam gerakan pengendalian hama terpadu terhadap tanaman padi sawah Khususnya terhadap Penggerak Batang padi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan kelompok tani (Poktan) Sejahtera Desa Tende Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Kamis (23/02/2023).

Serma Haruna Babinsa Koramil 1305-11/Galang kepada media mengatakan Penggerek batang padi merupakan hama utama yang menyerang tanaman padi pada semua fase pertumbuhan tanaman, mulai dari persemaian hingga menjelang panen. Pada tanaman fase vegetatif larva memotong bagian tengah yang akan menyebabkan pucuk layu, kering mati, dan gejalanya vegetatif disebut sundep.

Bacaan Lainnya


“Jadi diperlukan Pengamatan Siklus Hidup Penggerek Batang pada tanaman padi dari Telur sampai Larva/Ulat aktif, sehingga petani padi tidak merugi akibat hama tersebut,” ungkap Serma Haruna.

Lanjut Babinsa, Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini adalah masalah produksi bahan pangan yang cukup untuk mengimbangi pertumbuhan populasi penduduk dunia yang cepat. Usaha peningkatan produksi pangan menjadi masalah yang mendesak untuk ditangani. Oleh sebab itu berbagai cara ditempuh untuk mengatasi hal ini.

“Ini tentunya dibutuhkan Aplikasi Pestisida Nabati yang ramah lingkungan yang dapat meminimalkan kehilangan hasil akibat serangan OPT. Untuk itu Pembuatan Pestisida Nabati dapat digunakan pada berbagai jenis tumbuhan sehingga dapat menghasilkan padi yang maksimal,” jelasnya.


Plh. Danramil 1305-11/Galang Peltu Joko Harianto kepada awak media menjelaskan dengan diadakannya kegiatan Pengamatan Siklus Hidup Penggerek Batang pada tanaman padi dari Telur sampai Larva/Ulat aktif jelas sangat membantu petani dalam mencegah gagal panen.

“Pengerek batang sangat mempengaruhi hasil pertanian, dan untuk melindungi tanaman padi di perlukan Pestisida Nabati untuk menjaga tanaman padi dari hama,” jelasnya.

Kegiatan yang dihadir babinsa ini menurut Plh. Danramil 1305-11/Galang Peltu Joko Harianto merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama rakyat, serta menjadikan wilayah kabupaten Tolitoli sebagai daerah Swasembada pangan.

“Hasil pertanian melimpah dapat meningkatkan ekonomi petani, Dan inilah salah satu bentuk kepedulian TNI kepada petani dalam menciptakan Hanpangan,” Pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Jumden, SP Kepala Laboratorium Penelitian Hama kab Tolitoli-Buol, H. Mustakim dari instansi POPT (Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman), Fadila, SP dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tolitoli, Para PPL Wilayah kecamatan Galang, Babinsa Tinigi Serma Haruna, Babinkamtibmas Desa Tende Bripka Andy, Ketua Gapoktan Rukun Makmur wilayah Tinigi H. Iskandar, Ketua Kelompok Tani Sejahtera Herman dan anggota Kurang lebih 20 orang. ***

Pos terkait

banner 468x60