Sambut Bulan Suci Ramadhan dan Cegah Inflasi, Pemprov Sulteng bersama Bulog Tolitoli Gelar Pasar Murah.

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1444 H, dan pengendalian inflasi kabupaten Tolitoli, pemerintah provinsi Sulawesi tengah dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tengah, yang bekerjasama dengan dinas perdagangan kabupaten Tolitoli mengelar Operasi pasar yang diselenggarakan mulai tanggal 21 hingga 23 February 2023.

Dalam pemantauan media dilapangan kelapa Bulog Subdivre Tolitoli Hadir Alamsyah kepada media mengatakan Keikut sertaan Bulog Tolitoli dalam operasi pasar yang diselenggarakan pemerintah Provinsi Sulawesi tengah pasar murah ini juga untuk membantu dan memudahkan masyarakat Tolitoli dalam menyambut bulan Suci Ramadhan 1444 H, dan untuk pengendalian inflasi diwilayah kabupaten Tolitoli.

“Operasi pasar ini digelar selama dua hari, dan diselenggarakan di dua lokasi yang berbeda. Hari pertama di gelar di pasar Bumi Harapan, dan hari kedua di gelar di pasar sandana. sedangkan kehadiran Bulog pada kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyakarat kabupaten Tolitoli dalam mendapatkan harga sembako murah dalam menyambut bulan Suci Ramadhan 1444 H, pada bulan Maret mendatang serta pengendalian inflasi,” ungkap Hadir Alamsyah.

Bacaan Lainnya

 

Lanjut Hadir menjelaskan pada kegiatan Operasi pasar kali ini Bulog Tolitoli menyiapkan beberapa jenis sembako yang bisa di beli masyarakat dengan harga murah. sembako yang dijual diantaranya Beras, Minyakita, Gula dan Telur,

“Harga beras 5 kg kita bandrol dengan harga 45.000 ribu, minyakita 1 Liter di jual dengan harga 12.000 Ribu, sedangkan Gula Pasir 1 Kg dijual dengan harga 12.000 Ribu, dan Telur 1 rak 45.000 ribu,” Jelas Kepala Bulog.

Lebih jauh ia menuturkan, bukan hanya pada Operasi pasar saja. Akan tetapi setiap harinya Bulog juga menjual minyakita, Beras, gula, yang bisa di beli langsung RPK-RPK yang resmi milik Bulog.

“Ada ratusan RPK yang tersebar di wilayah kabupaten Tolitoli, termaksud di pasar Susumbolan juga kita siapkan, hal ini untuk memantau penjualan harga minyakita yang ada di pasar. Jika ada nantinya ada pedangan atau RPK yang menjual harga Minyakita diatas HET, saya akan cabut izin RPK mereka,” pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60