BABINSA SERDA WINI TURUN KE LAHAN, KAWAL PENANGANAN HAMA JAGUNG PETANI DI DESA MIMBALA

Tolitoli — Upaya menjaga produktivitas pertanian terus dilakukan jajaran TNI AD melalui peran aktif Babinsa di wilayah binaan. Anggota Koramil 1305-10/Dampal Selatan, Babinsa Serda Wini, melaksanakan kegiatan ketahanan pangan (Hanpangan) bersama masyarakat di Desa Mimbala, Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli. Jum’at, 28/8/26.

Dalam kegiatan tersebut, Serda Wini turun langsung ke kebun jagung milik Bapak Asri untuk melaksanakan penyemprotan tanaman sebagai bagian dari upaya penanganan dan pengendalian hama yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman jagung.

Kegiatan penyemprotan dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus perawatan tanaman agar kondisi tanaman tetap terjaga selama masa pertumbuhan. Pengendalian hama menjadi salah satu bagian penting dalam proses budidaya jagung karena serangan organisme pengganggu tanaman dapat memengaruhi perkembangan tanaman hingga berdampak terhadap hasil panen.

Di lokasi lahan, Serda Wini bersama pemilik kebun melakukan pengecekan kondisi tanaman sebelum pelaksanaan penyemprotan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi tanaman serta melihat bagian-bagian tanaman yang berpotensi terdampak serangan hama.

Setelah dilakukan pengecekan, kegiatan dilanjutkan dengan penyemprotan pada tanaman jagung secara terarah. Pelaksanaan dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanaman dan area lahan sehingga proses perawatan dapat berjalan secara efektif.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan Hanpangan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Pembinaan Teritorial sekaligus bentuk perhatian TNI terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat di wilayah pedesaan.

Serda Wini juga mengingatkan pentingnya petani melakukan pemantauan tanaman secara rutin. Dengan pemantauan sejak dini, potensi serangan hama dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan sebelum menyebabkan kerusakan yang lebih luas.

Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan pada saat masa tanam dan panen, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh proses perawatan tanaman selama masa pertumbuhan. Karena itu, petani perlu memperhatikan kondisi tanaman secara berkala, menjaga kebersihan lahan dan mengambil langkah pengendalian apabila ditemukan tanda-tanda serangan hama.

“Kondisi tanaman perlu terus dipantau, terutama saat memasuki masa pertumbuhan. Apabila ditemukan gejala serangan hama, penanganan harus dilakukan sedini mungkin agar tidak berkembang dan mengganggu tanaman lainnya,” ujar Serda Wini.

Selain kegiatan penyemprotan, momentum tersebut juga dimanfaatkan Babinsa untuk berkomunikasi langsung dengan Bapak Asri mengenai kondisi kebun jagung. Komunikasi tersebut menjadi bagian penting dalam mengetahui perkembangan tanaman serta berbagai kendala yang dihadapi petani selama mengelola lahan.

Melalui interaksi langsung di lapangan, Babinsa dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi pertanian di wilayah binaannya. Informasi tersebut menjadi bahan untuk terus membangun koordinasi dan komunikasi dengan masyarakat, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Dampal Selatan.

Kegiatan Hanpangan yang dilaksanakan Serda Wini juga menunjukkan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada aspek keamanan dan kewilayahan, tetapi turut berperan dalam mendorong semangat masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian.

Jagung merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai penting bagi masyarakat. Oleh sebab itu, perawatan tanaman secara optimal menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga potensi hasil produksi.

Pengendalian hama melalui penyemprotan menjadi bagian dari rangkaian pemeliharaan tanaman. Dengan perawatan yang teratur dan pengawasan terhadap kondisi tanaman, diharapkan pertumbuhan jagung dapat berlangsung secara optimal hingga memasuki masa panen.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan komunikasi yang baik antara Babinsa dengan masyarakat. Serda Wini juga mengajak petani untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar lahan serta menerapkan cara pengelolaan pertanian yang aman dan sesuai ketentuan.

Pelaksanaan kegiatan Hanpangan di kebun jagung milik Bapak Asri menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Koramil 1305-10/Dampal Selatan dalam mendukung masyarakat di bidang pertanian. Melalui kehadiran Babinsa secara langsung di tengah petani, komunikasi dan hubungan antara TNI dengan masyarakat semakin erat.

Koramil 1305-10/Dampal Selatan akan terus mendorong semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian serta menjaga produktivitas lahan di wilayah binaan. Kegiatan seperti pemantauan tanaman, perawatan lahan, pengendalian hama hingga kegiatan saat panen merupakan bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan.

Dengan terjaganya kondisi tanaman jagung dari ancaman serangan hama, diharapkan produktivitas pertanian masyarakat Desa Mimbala dapat tetap terpelihara. Keberhasilan petani dalam meningkatkan hasil produksi pada akhirnya turut mendukung ketersediaan pangan serta memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah Kecamatan Dampal Selatan, Kabupaten Tolitoli.

Kegiatan Hanpangan yang dilaksanakan Babinsa Serda Wini tersebut berjalan dengan aman, tertib dan lancar, sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam mendukung sektor pertanian dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Pos terkait

banner 468x60