Tolitoli, Sulteng | Kabartoday id – Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tolitoli, siap membeli beras petani sebesar Rp 12.000 per kilo gram untuk mensukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.
“Pada prinsipnya kami dari kanwil BULOG Sulteng kami Bulog Tolitoli diperintahkan untuk membeli beras dengan jumlah 467 Ton per tiga bulan untuk Tolitoli – Buol,” Kata pimpinan cabang Bulog Tolitoli Zahnaz Abdeli kepada kabartoday.id diruang kerjanya, Senin (10/02/2025).
Lanjut Zahnaz Abdeli menyampaikan untuk kordinasinya Bulog akan berkordinasi dengan semua pihak termaksud dinas tanaman pangan Buol Tolitoli, Holtikultura, Perpadi, Kodim 1305/BT dan KTNA Tolitoli serta kami juga akan melibatkan mitra Bulog dalam membantu penyerapan beras dari petani.
“Jadi Bulog Tolitoli siap membeli Beras petani sesuai HPP yang telah tetapkan pemerintah 12.000/kg, tetapi harga beras medium Rp.12.000 ribu rupiah berasnya juga harus sesuai kualitasnya ketentuanya mulai dari Drajat Sosoh 95 persen, menir 2 persen, butir patah 25 persen, kadar air 14 persen,” ungkapnya.
Lanjut Pimpinan Cabang Bulog Tolitoli mengungkapkan, Awalnya ketentuan pembelian beras Butir patah 20 persen saat ini naik menjadi 25 persen, dan penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang lebih tinggi diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih bagi petani dan bisa lebih banyak menyerap beras milik petani, Sehingga mnantinya mereka (Petani) bisa tetap semangat berproduksi dan mendukung swasembada pangan yang telah di canangkan oleh pemerintah.
“Kebijakan yang telah diambil pemerintah ini bertujuan untuk meningkatkan semangat dan produktivitas petani dan penyesuaian ini juga dilakukan agar para petani tetap semangat berproduksi demi swasembada pangan,” ujarnya.
Lebih jauh orang nomor satu di BULOG Tolitoli itu menjelaskan Bulog Tolitoli siap menyerap semua beras milik petani dengan targetkan yangbrelah diberikan sebanyak 467 Ton, Intinya kami BULOG akan terus menyerap beras milik petani dan untuk saat ini informasi yang masuk baru daerah Dampal selatan saat ini mulai panen padi.
“Besok kami akan lakukan pengecekan di wilayah Dampal selatan, sedangkan. Pembelian Beras milik petani di wilayah Kabupaten Tolitoli dan buol belum bisa di prediksi, karena musim taman baru dimulai akhir Desember, jadi kami tetap optimis pada memasuki musim panen bulan Maret dan April, bulog Tolitoli bisa mencapai target yang telah di berikan,” Pungkasnya.***









