Bupati Tolitoli Buka Kegaitan Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Tahun 2023

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Moh. Asrul Bantilan, S. Sos membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Pengelolah Desa Wisata di Kabupaten Tolitoli tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Tolitoli di Aula Hotel Mitra, Rabu (3-5-2023).

Sambutan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tolitoli Yustiyanto Bantilan, S. Kom mengatakan Kabupaten Tolitoli merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah yang memiliki berbagai potensi wilayah yang dapat dikembangkan.

“Dimana Desa Wisata Malangga mendapatkan 50 kategori Desa wisata terbaik di Indonesia tahun 2022. Dengan destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Tolitoli saya berharap dapat dikembangkan potensi wilayahnya melalui destinasi wisata, karena Kabupaten Tolitoli berdekatan dengan Pulau Kalimantan dan Ibukota Negara baru,” kata Yustiyanto Bantilan.

Bacaan Lainnya

 

Lanjut Yustiyanto Bantilan Tingginya potensi destinasi wisata Kabupaten Tolitoli menunjukkan bahwa masa depan pengembangan pariwisata merupakan prospek yang sangat cerah, kualitas objek wisata salah satu unsur penentu agar dapat menarik wisatawan.

Sementara itu, Sambutan Bupati Tolitoli mengatakan pariwisata merupakan program kami unggulan kami untuk memajukan Daerah Kabupaten Tolitoli.

“Kabupaten Tolitoli memiliki banyak destinasi wisata, tinggal bagaimana kami Pemerintah Daerah bersama masyarakat Kabupaten Tolitoli untuk mengembangkan destinasi wisata di Kabupaten Tolitoli, agar wisatawan tertarik berkunjung di Kabupaten Tolitoli dan akan menjadi salah satu pendukung dalam peningkatan PAD Kabupaten Tolitoli serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Bupati.

Kita kata Amran Hi Yahya, harus bisa membedakan antara Desa wisata dan destinasi wisata. Desa wisata adalah suatu bentuk interaksi antara atraksi, akomodasi, dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku, sedangkan destinasi wisata adalah suatu lokasi wisata yang ada di suatu tempat.

“Dalam Desa wisata masyarakat merupakan bagian atau komponen dari penyelenggaraan kegiatan pariwisata, keterlibatan masyarakat baik sebagai obyek daya tarik wisata maupun sebagai pelaku usaha kepariwisataan seperti pengusaha penginapan, rumah makan, pemandu wisata, pertunjukan seni, dan sebagainya sangat penting, masyarakat merupakan tuan rumah bagi wisatawan yang berkunjung ke Daerahnya,” Ucapnya.

Sehingga pelatihan ini kata Amran bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan,motivasi, dan kompetensi pengelola Desa wisata agar lebih profesional dan berkualitas dalam melakukan pengelolaan dan memberikan pelayanan kepada wisatawan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tolitoli, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Tolitoli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tolitoli, dan tamu undangan. ***

Pos terkait

banner 468x60