CEGAH KARHUTLA BABINSA KORAMIL 1305-07/BUNOBOGU IMBAU WARGA TIDAK MEMBAKAR LAHAN SAAT MUSIM KEMARAU

BUOL – Dalam upaya mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca panas dan kekeringan, Babinsa Koramil 1305-07/Bunobogu, Kodim 1305/BT, Serda Duma, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat Desa Inalatan, Kecamatan Bunobogu, pada Rabu, 28/10/26.

Kegiatan tersebut dilaksanakan saat Serda Duma menyambangi masyarakat yang sedang beraktivitas di kebun wilayah Desa Inalatan. Dalam kesempatan itu, Babinsa menyampaikan imbauan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di area perkebunan dan lahan yang ditumbuhi rumput serta vegetasi kering.

Serda Duma mengingatkan warga untuk sementara waktu tidak melakukan pembakaran lahan, baik untuk membersihkan kebun maupun membuka area perkebunan baru. Kondisi cuaca panas dan kekeringan dapat menyebabkan rumput, dedaunan, serta ranting kering mudah terbakar sehingga api berpotensi menjalar dengan cepat apabila tidak dikendalikan.

Selain larangan membakar lahan, masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan perkebunan, semak belukar, dan lokasi yang memiliki banyak material kering. Puntung rokok yang masih menyala dapat menjadi sumber api dan memicu kebakaran apabila mengenai rumput atau dedaunan kering.

Babinsa menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh masyarakat. Langkah sederhana, seperti memastikan api benar-benar padam setelah digunakan, tidak membakar sampah di area rawan kebakaran, serta menjaga kebersihan lingkungan tanpa menggunakan cara pembakaran, merupakan tindakan penting untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, Babinsa tidak hanya menjalin silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan kewilayahan yang berkaitan dengan keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

Kehadiran Serda Duma di tengah warga yang sedang berkebun menjadi sarana untuk mengingatkan masyarakat secara langsung mengenai pentingnya kewaspadaan selama musim panas dan kondisi lahan yang kering.

Pendekatan secara langsung tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga mengenai bahaya pembakaran lahan yang tidak terkendali. Sebab, kebakaran tidak hanya mengancam tanaman dan lahan perkebunan, tetapi juga dapat meluas ke kawasan hutan, mengganggu aktivitas masyarakat, menimbulkan kabut asap, serta membahayakan kesehatan dan keselamatan warga.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat mengutamakan cara-cara yang lebih aman dalam mengelola kebun dan membersihkan lahan tanpa melakukan pembakaran terbuka.

Pencegahan karhutla dimulai dari kesadaran setiap individu. Tidak membakar lahan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar dalam melindungi lingkungan, menjaga kesehatan masyarakat, serta mencegah kerugian akibat kebakaran.

Pos terkait

banner 468x60