Tolitoli ā Peristiwa kebakaran melanda kawasan permukiman warga di RT 02 RW 02, Jalan S. Panggesar, Kompleks Jembatan Pelangi, Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, pada Rabu sekitar pukul 00.30 WITA. Kebakaran tersebut mengakibatkan tiga unit rumah warga hangus terbakar setelah api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan rumah yang berada di sekitarnya. Rabu, 28/10/26.
Peristiwa tersebut mengundang perhatian masyarakat setempat karena lokasi kejadian berada di kawasan permukiman yang cukup padat penduduk. Kondisi bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari material kayu turut mempercepat penyebaran api sehingga kebakaran dengan cepat meluas ke rumah-rumah yang berdekatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran pertama kali diketahui berasal dari bagian dapur tengah rumah milik Johan (46), seorang warga yang bekerja di sektor swasta. Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah diketahui sedang berada di teras. Namun, api tiba-tiba muncul dari bagian dalam rumah dan dengan cepat membesar sehingga sulit dikendalikan pada tahap awal.
Kondisi bangunan rumah panggung yang didominasi material kayu menyebabkan api dengan cepat menjalar ke bagian bangunan lainnya. Situasi semakin sulit ketika terjadi ledakan tabung gas milik pemilik rumah, yang turut menambah risiko dalam proses penanganan kebakaran.
Dalam waktu singkat, kobaran api merembet ke bangunan rumah yang berada di sebelah dan sekitar lokasi kebakaran. Akibat kejadian tersebut, tiga unit rumah dilaporkan habis terbakar. Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat jarak antarrumah yang berdekatan serta kondisi lingkungan yang padat permukiman.
Mengetahui terjadinya kebakaran, masyarakat sekitar segera bergerak melakukan upaya pemadaman dengan peralatan yang tersedia sambil berupaya mencegah api menjalar lebih luas ke bangunan lainnya.
Upaya pemadaman kemudian dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat, personel TNI, dan personel Polri, dengan dukungan armada pemadam kebakaran. Dalam penanganan kejadian tersebut, dikerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari satuan Kodim 1305/BT serta dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli.
Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran tersebut. Personel yang berada di lokasi turut melakukan upaya pengendalian situasi, sementara Babinsa bersama anggota kepolisian melaksanakan pengamanan di sekitar tempat kejadian guna menjaga ketertiban serta mendukung kelancaran proses pemadaman.
Setelah melalui upaya pemadaman secara bersama-sama, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WITA. Dengan padamnya api, situasi di sekitar lokasi secara bertahap dapat dikendalikan sehingga tidak terjadi penyebaran kebakaran lebih lanjut.
Kehadiran personel TNI-Polri bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat menunjukkan pentingnya koordinasi serta kesigapan seluruh unsur dalam menghadapi keadaan darurat, khususnya kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman padat penduduk.
Berdasarkan hasil pemantauan awal di lapangan, kebakaran tersebut mengakibatkan tiga unit rumah warga hangus terbakar. Adapun warga yang tercatat sebagai pemilik rumah dalam laporan kejadian, yaitu:
1. Johan, 46 tahun, pekerjaan swasta.
2. Zakir, 58 tahun, pekerjaan swasta.
3. Roi, 52 tahun, pekerjaan swasta.
Ketiganya merupakan warga yang rumahnya tercatat dalam laporan kejadian kebakaran tersebut.
Meskipun menimbulkan kerusakan pada bangunan rumah, berdasarkan laporan yang diterima, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Namun, kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman dengan bangunan yang terbuat dari kayu dan memiliki jarak antarrumah yang berdekatan.
Gerak Cepat TNI/Polri dan Damkar Atasi Kebakaran Rumah Warga di Kelurahan Panaskan









