TOLITOLI — Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan oleh jajaran Kodim 1305/BT melalui Koramil di wilayah masing-masing. Langkah tersebut salah satunya dilakukan oleh anggota Koramil 1305-11/Galang, Kopda Suritman, melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama aparat Desa Bajugan dan Bhabinkamtibmas, Kamis, 1/10/26.
Kegiatan Komsos yang dilaksanakan di Kantor Desa Bajugan tersebut menjadi sarana koordinasi antara aparat kewilayahan dalam membahas langkah-langkah pencegahan Karhutla, khususnya terkait kebiasaan membuka lahan dengan cara pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan meluas ke kawasan di sekitarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kopda Suritman bersama aparat Desa Bajugan dan Bhabinkamtibmas membahas pentingnya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama pada kondisi cuaca yang dapat menyebabkan api cepat menjalar.
Pembahasan juga diarahkan pada upaya memperkuat penyampaian imbauan kepada masyarakat di tingkat dusun hingga lingkungan tempat tinggal. Kepala Dusun (Kadus) dan Ketua RT diharapkan dapat secara rutin menyampaikan kepada warga agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar secara sembarangan.
Kopda Suritman menekankan bahwa pembukaan lahan dengan menggunakan api harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena api dapat dengan mudah merambat, terutama apabila kondisi lingkungan sekitar dalam keadaan kering dan terdapat material yang mudah terbakar.
Melalui komunikasi dan koordinasi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas dan aparat pemerintahan desa, penyampaian informasi mengenai bahaya Karhutla dapat dilakukan secara lebih terarah hingga ke tingkat masyarakat. Hal tersebut penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh warga.
Aparat desa juga diharapkan dapat terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran. Warga yang hendak membuka lahan juga perlu mempertimbangkan kondisi lingkungan, arah angin serta potensi penyebaran api sebelum melakukan aktivitas di lahan.
Kegiatan Komsos tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas tiga unsur di wilayah, yaitu TNI melalui Babinsa, Polri melalui Bhabinkamtibmas serta pemerintah desa. Koordinasi yang terjalin diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan adanya titik api maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan Karhutla.
Selain melakukan upaya pencegahan, komunikasi di tingkat desa juga penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitar. Setiap warga diharapkan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan adanya kebakaran agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin sebelum api meluas.
Kopda Suritman juga mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Bajugan untuk menjaga lingkungan secara bersama-sama serta meningkatkan kepedulian terhadap potensi terjadinya Karhutla. Kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian bagi lingkungan maupun masyarakat.
Dengan dilaksanakannya Komsos tersebut, diharapkan koordinasi antara aparat kewilayahan dan pemerintah Desa Bajugan semakin solid dalam melakukan langkah-langkah pencegahan Karhutla. Imbauan kepada masyarakat melalui Kadus dan RT juga diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan sehingga pesan pencegahan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan Komsos anggota Koramil 1305-11/Galang, Kopda Suritman, bersama aparat Desa Bajugan dan Bhabinkamtibmas berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen aparat kewilayahan dalam menjaga keamanan, kelestarian lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Galang.
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 1305-11/Galang Perkuat Komsos Bersama Aparat Desa Bajugan









