Buol, Sulteng | Kabartoday.id – Bentrok antar desa yang terjadi di Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol beberapa hari lalu berakhir Damai.
Deklarasi Damai antara warga Desa Dopalak dengan warga Desa Talaki itu berlangsung di gedung BPU Kecamatan Paleleh, disaksikan langsung oleh Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suriyana, S.I.K, Camat Paleleh Lukman Djupandang, S.Pd, Danramil 1305/06 Paleleh Serma Joise Salindeo, Kades Dopalak Umar, Sekdes Talaki Ibrahim, Kabagops Polres Buol AKP. Dewa Sujendra, SH, Kasat Intelkam Polres Buol IPTU Jefri Simatupang, Danki 4 Bataliyon A Pelopor IPTU Effendi, Kapolsek Paleleh IPDA Agil Khaire, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat Desa Dopalak dan Desa Talaki serta warga Masyarakat Desa Talaki dan Desa Dopalak sekitar 200 orang.
Camat Paleleh Lukman Djupandang, S.Pd, dalam sambutannya berharap setelah dilakukan Deklarasi Damai hari ini, jangan lagi ada dendam diantara kedua Desa dan saling memberikan jaminan keamanan kepada warga Desa Dopalak hendak ke desa Talaki maupun sebaliknya.
“Marilah ciptakan kedamaian diKecamatan Paleleh ini, karena damai itu indah. Bahwa pada dasarnya masyarakat Desa Dopalak dan Desa Talaki masih ada hubungan persaudaraan, sehingga apa yang telah terjadi kemarin dapat dijadikan suatu pelajaran yang berharga buat kita semua.” Kata Lukman Djupandang Kamis siang (27/04/23) sekitar pukul 11.30 WITA.
“Untuk itu, mari kita tumbuhkan rasa persaudaraan diantara saudara kita, yang mana setiap ada permasalahan harus di selesaikan dengan kepala yang dingin. Dan dengan di gelarnya Deklarasi Damai saya merasa senang hubungan antara dua desa ini bisa kembali seperti sediakala,” Pungkasnya.
Sementara itu, Kepala desa Dopalak Umar menyampaikan bahwa pada dasarnya kita semua ingin damai dan kedepannya tidak ada lagi yang saling merasa dendam.
“Terkait permasalahan yang terjadi, biarlah berjalan sesuai proses hukum yang berlaku, dan kita mendukung serta menyerahkan semuanya kepada aparat penegak hukum,” ungkap Umar.
Lanjut Umar berharap, kepada seluruh masyarakat baik masyarakat Desa Dopalak dan Desa Talaki untuk tidak saling merasa dendam dan marilah kita bersama-sama menjaga perdamaian di wilayah kecamatan Paleleh yang kita cintai.
“Sebagai Kades, saya siap menjamin keamanan dan ketertiban di desa Dopalak ini,” Pungkasnya.
Hal yang sama disampaikan Kades Talaki yang di wakili oleh Sekertaris desa untuk mengajak masyarakatnya bersama-sama menahan diri dan selalu jaga perdamaian dengan sesama tetangga di desa.
“Karena pada dasarnya, bahwa kita semua ini adalah bersaudara, Saya selaku pemerintah Desa juga memberikan jaminan untuk saling menjaga keamanan antar masyarakat yang ada di Desa Talaki,” pungkasnya.
Ditempat yang sama, Plh. Danramil 1305-06/Paleleh Serma Jois Salindeo, juga menyampaikan ajakan untuk saling menyatukan tangan dalam menjalin perdamaian di kecamatan Paleleh.
“Karena dengan saling merangkul akan terjalin perdamaian yang hakiki, serta dalam kehidupan sehari-hari akan terasa indah berjalan seperti keluarga sendiri,” Pungkasnya.
Menutup Deklarasi Damai Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suriyana, S.I.K, juga menyampaikan beberapa hal salah satunya bahwa pada dasarnya kedua warga Desa ini masih memiliki hubungan tali saudara, sehingga haram hukumnya diantara sesama masyarakat saling menumpahkan darah.
“Jangan selalu mengutamakan ego pribadi, karena setiap adanya permasalahan “Kasus” penegakkan hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” kata AKBP Handri Wira Suriyana.
“Saya harap kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak lagi saling ungkit kembali apa yang perna terjadi, jadi marilah kita secara bersama sama melangkah kedepan untuk melakukan aktivitas seperti biasanya,” Pungkasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Ipda Ridwan, S.IP juga menambahkan bahwa dengan adanya deklarasi damai ini, Kapolres Buol mengharapkan tidak ada lagi bentrok yang mengatasnamakan warga Desa. Jikapun ada keributan dikemudian hari itu merupakan perselisihan individu bukan kelompok, dan kami akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Dengan adanya deklarasi damai ini Kapolres Buol berharap tidak ada lagi perselisihan, dan Bentrok yang terjadi mengatasnamakan pribadi, kelompok atau antar Desa. Mari kita sama sama menjaga situasi Kamtibmas diwilayah kabupaten Buol,” pungkas Kasi Humas saat menambahkan pernyataan Kapolres Buol.
Diakhir kegiatan Deklarasi damai yang digelar pasca bentrok kedua kelompok antara dua Desa pada malam takbiran Idul Fitri ini dari pantauan awak media berlangsung aman dan lancar, serta diakhiri dengan bersalaman dan dilakukan pemberian tanda mata dari Kapolres Buol berupa perlengkapan ola raga bola volly beserta net. ***









