Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Dalam rangka Hari Ulang tahun Daerah Tolitoli Ke 64, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli mengelar festival Budaya Tiga Etnis Satu Budaya.
Bupati Tolitoli yang di wakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kab. Tolitoli H Rustam Rewa, S.P,. M.P pertama tama menyampaikan Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa karena berkat rahmat dan ridha-nya, kita dapat hadir bersama-sama pada acara pembukaan Festival budaya dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun ke-64 Kabupaten Tolitoli.
“Kabupaten Tolitoli merupakan rumah bagi tiga etnis utama yaitu Tolitoli, Dondo dan Dampal yang memiliki kekayaan budaya luar biasa,” Ungkapnya.
Lanjut Rustam Rewa, Warisan budaya ini tidak hanya menjadi identitas kita sebagai masyarakat Tolitoli, tetapi juga menjadi kebanggaan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif khususnya jajaran Dinas Pendidkan dan Kebudayaan untuk mengadakan berbagai jenis perlombaan yang berkaitan dengan kebudayaan Etnis Tolitoli, Dondo dan Dampal dalam festival ini,” Bebernya.
“Perlombaan seperti ini bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi media edukasi bagi masyarakat terutama generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai budaya leluhurnya,” Pungkasnya.
Sementara Itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tolitoli Vidya Putra, S.STP dalam sambutanya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah Kabupaten Tolitoli, panitia pelaksana, para tokoh adat serta seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mempersiapkan kegiatan ini.
“Festival ini adalah momentum yang sangat penting untuk melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat persaudaraan antar etnis di Kabupaten Tolitoli dan Festival budaya akan berlangsung selama 3 hari, sejak tanggal 18 sampai 20 Desember 2024 dengan peserta yang berasal dari siswa-siswi sekolah TK/PAUD, SD, SMP dan SMA/Sederajat,” Ungkpnya.
Lanjut Vidya Putra, kegiatan ini mengangkat Tema “Tiga Etnis Satu Budaya” untuk mengingatkan kita semua bahwa keberagaman budaya bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk menciptakan keharmonisan.
“Festival ini menjadi simbol nyata persatuan di tengah keragaman budaya yang ada di daerah kita dan kedepannya kita akan mengadakan Festival budaya ini hingga ketingkat Kecamatan dan desa,” Katanya.
Ia menambahkan, Sebagai daerah yang kaya akan keanekaragaman budaya, Kabuoaten Tolitoli memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat dan tradisi yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita.
“Melalui festival ini, kita berkesempatan untuk menggali, mengenalkan dan merayakan kekayaan budaya kita dalam bentuk berbagai perlombaan mulai dari Lomba lari karung, Lomba tarik tambang, Lomba mendongeng dalam bahasa daerah Tolitoli, Dondo dan Dampal, Lomba Fashion baju adat Etnis, Pemilihan putra putri Budaya Kabupaten Tolitoli, Lomba nyanyi Solo, Tolitoli, Dondo dan Danpal,” Pungkasnya.
Pembukaan Festival Budaya Oleh Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan turut dihadiri H Rustam Rewa, S.P,. M.P (Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kab. Tolitoli), Kompol Alfius Parangi, SH (Wakapolres Tolitoli), Kapten Laut (P) Wahyu Supriatna (PgS Paspotmar Lanal Tolitoli), Sertu Taufik (Ba Unit Intel Kodim 1305/BT), Rifai, SH (Mewakili Kajari Tolitoli), Fidya Putra, S.STP (Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tolitoli), Drs. H Ibrahim Saudah (Ketua Dewan Adat Kabupaten Tolitoli), Aksal, S.Sos (Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Tolitoli), Para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan budayawan Kabupaten Tolitoli, Para Kepala Sekolah, Guru pembimbing, peserta Festival budaya dan seluruh tamu undangan berjumlah ± 200 orang. ***









