Tolitoli, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Tolitoli melalui Dinas Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak Kabupaten Tolitoli mengelar jalan santai dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 tahun 2026, Sabtu (25/7/2026) pukul 06.30 WITA bertempat di Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan, Jl. D.I Panjaitan, Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.
peringatan Hari Anak Nasional tahun 2026 mengangkat Tema “Jadilah generasi penerus bangsa yang membawa perubahan, teruslah bersemangat dan berprestasi” dan dilepas langsung oleh Bupati Tolitoli, H. Amran Hi Yahya. dan turut hadir Dandim 1305/BT Letkol Inf. Aryanto Rolando, S.I.P., Danlanal Tolitoli Letkol Laut (P) Abdul Rachman Gazali, M.Tr. Opsla Sekdakab Tolitoli, Moh. Asrul Bantilan, S.So, Ketua DPRD Tolitoli Hj. Sriyanti Daeng Parebba, lKetua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIX Kodim 1305/BT Ny. Dr. Nita Aryanto Rolando, Ketua Jalasenastri Cab 6 DK VIII GJK RI Tolitoli Mega Gazali, Camat Baolan Andi Irmayanti Aziz, S.STP, Kapolsek Baolan Iptu Samir, Kadis Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak Kab. Tolitoli Halima Setyoningrum, S.E, para Kepala OPD, dan sekitar 150 peserta jalan santai.
Rangkaian Kegiatan
Acara diawali pelepasan peserta jalan santai oleh Bupati Tolitoli pukul 06.30 WITA. Dilanjutkan senam sehat Anak Indonesia pada pukul 07.40 WITA, selanjutnya pada Pukul 07.58 WITA dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Patriot Baolan.
Halima Setyoningrum, S.E dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga masa depan anak sebagai generasi penerus bangsa serta menciptakan Lingkungan Ramah anak.
“Peringatan Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan kita semua bahwa anak adalah amanah, aset bangsa, sekaligus generasi penerus yang akan menentukan masa depan Indonesia,” Kata Halima Setyoningrum
Oleh karena itu, lanjut Halima Setyoningrum Menjelaskan setiap anak berhak memperoleh kasih sayang, pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Saya mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, nyaman, dan bebas dari kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, maupun perundungan terhadap anak,” Ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tolitoli H. Amran Hi Yahya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.
“Saya berharap melalui kegiatan ini anak-anak dapat menumbuhkan semangat hidup sehat, membangun rasa percaya diri, menjalin persahabatan, serta belajar bahwa kebersamaan dan gotong royong adalah nilai-nilai penting dalam kehidupan,” katanya.
Bupati juga mengajak orang tua, guru, dan masyarakat menciptakan lingkungan yang ramah anak, bebas dari kekerasan dan perundungan.
“Pemda akan terus mendorong berbagai program yang mendukung pemenuhan hak anak, perlindungan anak, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini,” tutupnya. ***









