Gerak Cepat Kejari Tolitoli Tangani Abrasi Sungai di Desa Kayu Lompa

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Kejaksaan Negeri Tolitoli bergerak cepat dalam membantu menyalurkan bantuan atas musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Tolitoli Kecamatan Basidondo desa Kayu lompa.

Saat menyalurkan bantuan terhadap korban terdampak, Kepala kejaksaan Negeri Tolitoli Dr. Albertinus Parlinggoman Napitupulu, SH., MH juga menyempatkan diri untuk meninjau langsung dibantaran sungai tempat terjadi abrasi, yang menyebabkan air sungai meluap kerumah warga.

Kepada media Kabartoday.id Kajari Tolitoli Dr. Albertinus Parlinggoman Napitupulu mengatakan pengikisan bantaran sungai di desa kayu Lompa yang disebabkan oleh derasnya arus sungai sehingga mengakibatkan sejumlah rumah warga ambruk dan satu jembatan putus menjadi perhatian serius kejaksaan Negeri Tolitoli untuk membantu dalam melakukan pengerukan dan pelurusan sungai.

“Iya benar pak, banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di awal bulan februari dikarenakan hujan deras selama Berjam jam mengguyur Kecamatan Basi Dondo mengakibatkan terjadi banjir besar dan terjadi pengikisan dibantaran sungai hingga meluap kerumah warga,” Kata Kajari Selasa (11/02/2025) siang.

Untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan, kata orang nomor satu di Kejari Tolitoli, dirinya langsung meminta kepada stafnya untuk segera mencari alat berat agar bisa membantu melakukan pengerukan dan pelurusan sungai yang terjadi abrasi.

“Alat berat yang kami datangkan dan bekerja beberapa hari dilokasi tersebut tidak mengunakan anggaran dari pemerintah daerah atau kejaksaan, tetapi ini murni bantuan dari seorang pengusaha yang merasa ikut prihatin melihat kondisi masyarakat kayu lompah yang terkena terdampak banjir bandang dan tanah longsor,” Tuturnya.

Dikatakannya, jika kita hubungan yang baik dengan niat yang baik untuk membantu kepada sesama yang sedang membutuhkan bantuan kita, Niscaya apa yang kita lakukan pasti ada jalan keluarnya dengan cepat tanpa harus mengunakan uang negara terlebih dahulu, kan kita bisa bergerak terlebih dahulu untuk kepentingan orang banyak.

“Dua hari setelah kejadian, alat berat langsung kami turunkan di wilayah tersebut. alhasil sekarang sungai tersebut sudah kembali seperti semula dan bantaran sungai yang terjadi pengikisan (Abrasi) sudah diperbaiki kembali,” Tutupnya ***

Pos terkait

banner 468x60