Gerak Cepat Koramil 1305-06/Paleleh dan BPBD Padamkan Kebakaran Hutan di Puncak Suleko

Buol – Kebakaran hutan terjadi di kawasan Puncak Suleko, Desa Talaki, Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, Kebakaran tersebut menghanguskan area kawasan hutan yang diperkirakan mencapai kurang lebih 1,5 hektare. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 10 kilometer dari permukiman penduduk. Minggu, 27/9/26.

Peristiwa kebakaran diketahui setelah warga yang melintas di kawasan Puncak Suleko sekitar pukul 11.50 WITA melihat adanya kobaran api dan kepulan asap dari kawasan hutan. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada personel Koramil 1305-06/Paleleh untuk segera dilakukan penanganan di lokasi.

Menerima laporan tersebut, Babinsa Koramil 1305-06/Paleleh segera bergerak menuju lokasi kebakaran. Sekitar pukul 12.10 WITA, personel Koramil tiba di kawasan Puncak Suleko dan langsung melakukan upaya pemadaman awal menggunakan peralatan manual berupa tangki penyemprot rumput.

Selain melakukan pemadaman, personel Koramil juga melakukan pemantauan terhadap arah penyebaran api guna mencegah kobaran meluas ke bagian kawasan hutan lainnya. Kondisi medan dan lokasi kebakaran yang berada di kawasan puncak menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam proses penanganan.

Selanjutnya, sekitar pukul 12.15 WITA, personel Koramil 1305-06/Paleleh melakukan koordinasi dengan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol yang saat itu sedang melaksanakan kegiatan pendropan air bersih di wilayah Kecamatan Paleleh.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempercepat pengerahan sarana pemadaman menuju lokasi kebakaran, sekaligus memutus titik api agar tidak meluas ke kawasan hutan di sekitarnya.

Sekitar pukul 12.50 WITA, personel BPBD Kabupaten Buol tiba di lokasi kebakaran dengan membawa satu unit mobil tangki. Setibanya di lokasi, personel BPBD bersama personel Koramil dan masyarakat langsung melakukan pemadaman terhadap titik-titik api yang masih menyala.

Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu dengan mempertimbangkan kondisi medan serta arah penyebaran api. Personel yang berada di lokasi juga melakukan penyisiran pada area yang terbakar untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala.

Berkat respons cepat dan koordinasi antara Koramil 1305-06/Paleleh, BPBD Kabupaten Buol serta masyarakat sekitar, sekitar pukul 13.20 WITA api berhasil dipadamkan.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, kegiatan dilanjutkan dengan proses pendinginan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bara maupun titik panas yang masih tersisa benar-benar dalam kondisi aman sehingga tidak kembali memicu kebakaran dan menyebar ke kawasan sekitarnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak 4 personel Koramil 1305-06/Paleleh, 9 personel BPBD Kabupaten Buol dan 5 orang masyarakat turut terlibat dalam upaya pemadaman serta pemantauan kawasan terdampak.

Dari kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun personel yang mengalami cedera. Sementara itu, dampak materiel berupa kawasan hutan yang terbakar diperkirakan seluas kurang lebih 1,5 hektare. Berdasarkan pendataan awal, tidak terdapat tanaman produktif yang dapat ditaksir mengalami kerugian, sehingga estimasi kerugian materiel dinyatakan nihil.

Kawasan yang terdampak merupakan kawasan hutan Desa Talaki. Hingga proses penanganan selesai, pemilik lahan secara khusus tidak teridentifikasi karena lokasi kebakaran berada di kawasan hutan.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penelusuran. Berdasarkan informasi dan dugaan masyarakat di sekitar lokasi, api diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran yang dilakukan secara sengaja di kawasan hutan yang berada tidak jauh dari badan jalan. Namun demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Babinsa Koramil 1305-06/Paleleh bersama aparat desa dan masyarakat sekitar terus melakukan pemantauan terhadap kawasan yang sebelumnya terbakar. Pemantauan dilakukan sebagai langkah kewaspadaan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering yang dapat mempercepat penyebaran kebakaran hutan dan lahan.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian bersama mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan hutan, khususnya wilayah yang berada di sekitar akses jalan. Masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu terjadinya kebakaran serta segera melaporkan apabila melihat kepulan asap atau titik api di kawasan hutan.

Kecepatan informasi dari masyarakat dan respons personel di lapangan menjadi bagian penting dalam penanganan kejadian tersebut. Dengan koordinasi antara aparat kewilayahan, BPBD dan masyarakat, kebakaran di Puncak Suleko dapat dikendalikan sebelum meluas ke area hutan lainnya.

Koramil 1305-06/Paleleh juga terus mendorong kewaspadaan bersama di wilayah binaan, khususnya terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Pemantauan secara berkala serta komunikasi antara aparat dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila sewaktu-waktu ditemukan kembali titik api di wilayah Kecamatan Paleleh.

Pos terkait

banner 468x60