Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – PT Pertamina (Persero) harus menempuh satu jalur alternatif untuk memberikan suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Kabupaten Buol, Sulawesi tengah Pasalnya, Tiga (3) jembatan dijalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Tolitoli dan kabupaten Buol putus.
Jembatan ini merupakan jalur Trans Sulawesi yang putus diakibatkan hantaman banjir dini hari tadi. Sehingga kondisi ini dapat menyulitkan penyaluran BBM ke kabupaten Buol nantinya.
Kepala Pertamina Terminal BBM Tolitoli Ismail yang dikonfirmasi melalui via telfon mengatakan pihaknya saat ini akan menggunakan jalur lain untuk memberikan suplai BBM di kabupaten Buol.
“Dengan kondisi jembatan yang ada diantara perbatasan desa Aung dan Desa Bajugan tidak bisa dilewati kendaraan, sehingga kondisi ini jelas memaksa suplai BBM ke kabupaten Buol harus menggunakan jalur alternatif. Ada satu Jalur alternatif yang akan di gunakan melalui Parigi Moutong,” kata Kepala Pertamina Terminal BBM Tolitoli Ismail melalui Via Telfon, Rabu siang (23/03/2022).
Ia menambahkan Walaupun nantinya kami menggunakan jalur alternatif lain, jalur tersebut belum tentu aman untuk dilewati, karna nantinya penyaluran BBM yang dilakukan melalui Wilayah Terminal BBM Gorontalo mengunakan armada Terminal BBM Tolitoli bisa saja terhambat akibat kondisi dilapangan yang belum jelas.
“Kami akan suplai BBM melalui jalur alternatif yakni melalui Terminal BBM Gorontalo, dan sebelum kami melangkah lebih jauh tim Dari Pertamina Terminal BBM Tolitoli saat ini sedang berada dilapangan untuk memantau situasi kondisi jalan trans Sulawesi pasca hujan dini hari tadi, tapi kami terus intens melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian dan balai jalan nasional (BPJN) terkait kondisi jalan diwilayah provinsi gorontalo, sehingga mobil tangki kita bisa sampai di tujuan (Kabupaten Buol -Red),” jelasnya.
Ismail menerangkan pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi sejak mendapatkan informasi terkait jalan trans Sulawesi yang putus di desa Bajugan, dengan cara melakukan suplai alternatif dari terminal BBM yang ada di wilayah Gorontalo, Sulawesi Utara.
“Dari terminal BBM Gorontalo menuju kabupaten buol bisa memakan waktu hingga 20 Jam, dan lebih fatalnya lagi saya mendapatkan informasi bahwa ada satu jembatan yang putus di wilayah Gorontalo, dan jembatan sementara itu hanya bisa dilewati dengan bobot 5 Ton, sedangkan untuk mobil Tangki Pertamina sendiri kami bermuatan 16 Ton,” ungkapnya.
Ismail mengimbau masyarakat buol untuk tidak panik dengan adanya keterlambatan suplai BBM di Kabupaten Buol, dan jika masyarakat Panic buying Atau dengan kata lain membeli dengan jumlah yang banyak bisa jadi menyebabkan terjadinya kelangkaan BBM di kabupaten Buol.
“Masyarakat tidak usah Panic buying dan tidak perlu membeli BBM secara berlebihan, tetap mengedepankan kondusivitas keadaan hingga jembatan yang ada di desa Bajugan Kabupaten Tolitoli bisa segera selesai, sehingga suplai BBM berangsur-angsur pulih seperti sediakala. Kami akan terus melakukan upaya alternatif jalan yang mampu kita tempuh guna mengalirkan BBM agar sampai ke tujuan “Kabupaten Buol,” pungkasnya.
Jalur Trans Sulawesi Putus, Pertamina Terminal BBM Tolitoli Sigap Cari Alternatif Lain Suplai BBM Ke Buol









