Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Dalam rangka menekan peningkatan angka stunting di wilayah kecamatan Baolan Khususnya di kelurahan Sidoarjo Babinsa koramil 1305-01/Baolan Koptu Agus Efendi bersama perawat Bidan Hasana Dan Ibu Suryati mengunjungi warga yang termasuk dalam kategori Stunting.
“Pendamping ketiga warga yang termasuk dalam kategori Stunting dari Pustu Kelurahan Sidoarjo bernama Anak Najwa yang berumur 1 tahun, 8 bulan, anak Muh Lutfi Berumur 2 tahun 6 bulan, dan anak Nefinka umur 2 tahun 5 bulan,” ungkap Koptu Agus Efendi.
Kepada media kabartoday.id Babinsa Kelurahan Sidoarjo Koptu Agus Efendi menjelaskan Anak dari ibu Rohana (Najwa) yang berumur 1 tahun, 8 bulan dan hanya memiliki berat badan 8,6 kg dan Tinggi badan 73 cm.
Sedangkan untuk anak dari ibu jumiati (Muh Lutfi) memiliki tinggi badan 73 cm dan berat badan 8,7 kg, dan anak dari ibu Darliah (Nefinka) memiliki tinggi badan 83 cm dan berat badan 9 kg.
“Jadi saat ini ketiga Anak balita tersebut terindikasi stunting dan mendapat perhatian serius dari pustu kelurahan Sidoarjo,” kata Koptu Agus Efendi.
Ia menambahkan orang tua Laki laki (Ayah) dari ketiga anak yang masuk dalam kategori Stunting tersebut hanya bekerja sebagai buruh lepas di pelabuhan Dede Tolitoli.
“Jadi nantinya secara kontinyu selaku Babinsa bersama Bidan yang berada di Pustu kelurahan Sidoarjo akan terus memantau perkembangan dan pertumbuhan Kesehatan serta memberikan asupan gizi tambahan ketiga anak yang tergolong Stunting,” bebernya.
Mengunjungi dan berikan asupan gizi tambahan berupa telur, susu dan lainya ini sekaligus berikan pendampingan kepada orang tua dan memantau perkembangan pertumbuhan balita yang di kelurahan Sidoarjo Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli yang merupakan wilayah binaan,”ucapnya.
Kegiatan ini kata Koptu Agus Efendi merupakan penjabaran perintah dari Komando Atas melalui Komandan Kodim 1305/BT Letkol Inf Dedi Akhiruddin, S.A.P untuk terus berupaya membantu pemerintah daerah dalam mengatasi kasus Stunting pada Balita, sehingga kesejahteraan bisa dirasakan oleh masyarakat kalangan bawah hingga kalangan atas.
“Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI AD terhadap masyarakat sehingga hubungan silaturahmi kepada semua golongan masyarakat bisa terjalin dengan baik serta kehadiran Babinsa ditengah masyarakat diharapkan bisa menjadi solusi pada setiap permasalahan di wilayah binaan,”tutupnya. ***









