Makassar, Sulsel | Kabartoday id – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) bergerak cepat mengumpulkan donasi untuk korban Bencana banjir bandang yang menimpa Kabupaten Parigi Moutong tepatnya di Desa Torue, Provinsi Sulawesi Tengah.
“Bantuan yang dikirimkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di kabupaten Parigi Moutong berupa Pengumpulan donasi yang dilakukan di dua titik yakni Pelabuhan Makassar dan di Pelabuhan Pare-pare,” kata Brigjen (Pol) Hermanta, SH, MM, M.Mar kepada media kabartoday.id Selasa (02/08/2022).
Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar selaku Koordinator Wilayah UPT Ditjen Hubla Se Sulsel Brigjen (Pol) Hermanta, SH, MM, M.Mar menambahkan penyerahan donasi yang terkumpul melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) telah diserahkan kepada PT. PELNI untuk diangkut menggunakan KM. LAMBELU menuju ke lokasi bencana.
“Adapun donasi yang terkumpul berasal dari Kesyahbandaran Utama Makassar, Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Disnav kelas 1 Makassar, KSOP Parepare, UPP Mamuju, UPP Majene, UPP Garongkong, UPP Tanjung Silopu, UPP Belang Belang, UPP Siwa, UPP Selayar, UPP Palopo, UPP Maccini Baji, dan UPP Jampea,” ungkap Brigjen (Pol) Hermanta, SH, MM, M.Mar.

Lanjut Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar Brigjen (Pol) Hermanta, SH, MM, M.Mar menyampaikan terkait penggalangan donasi tersebut bahwa UPT DJPL Kemenhub terus bersinergi dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak oleh bencana banjir bandang di Kabupaten Parigi Moutong.
“Syahbandar Makassar selaku korwil akan terus aktif dalam penggalangan donasi, Dan pengiriman donasi akan dilakukan 2 tahap yaitu pada hari ini (02/08) dan berikutnya pada tanggal 10 Agustus dengan menggunakan kapal PT. PELNI.” Imbuhnya.
Lebih jauh Brigjen (Pol) Hermanta menjelaskan Penggalangan donasi yang dilakukan untuk korban banjir bandang di kabupaten Parimo selain dari UPT Ditjen Hubla Kemenhub, juga berasal dari stake holder terkait.
“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban penderitaan masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di kabupaten Parimo,” pungkasnya. ***









