Kodim1305/BT, Sulteng | Kabartoday.id – Usai melakukan pendampingan kepada petani padi dalam melakukan panen padi diwilayah desa binaannya, Babinsa Desa Sibaluton Koramil 1305-04/Dondo Serda Endri Susanto ikut membantu penjemuran padi.
Komunikasi Sosial (Komsos) pendampingan dalam menjemur padi ini merupakan hasil panen di sawah milik Ibu Hasni warga Dusun 1 Desa Sibaluton Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, Selasa (14/02/2022).
Babinsa Koramil 1305-04/Dondo Serda Endri Susanto yang dintemui media ini menjelaskan pasca panen padi diwilayah Kecamatan Basidondo para petani saat ini disibukan dengan tahapan penjemuran padi.
“Penjemuran padi ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kualitas padi agar tetap baik dan tidak membusuk bila disimpan dengan waktu yang lama.” ungkap Babinsa Serda Endri Susanto.
Lanjut ia menambahkan, kegiatan yang dilakukan untu membantu petani dalam proses menjemur padi, agar padi yang sudah di panen mendapatkan tingkat kekeringan yang baik untuk disimpan maupun saat digiling nantinya.
“Pendampingan kepada petani yang kita lakukan tidak hanya pada proses penanaman saja melainkan sampe akhir yaitu tahap penjemuran padi kita tetap melakukan pendampingan, karena ini juga sebagai wujud kemanunggalan TNI bersama Rakyat dalam menyukseskan Program pemerintah dalam swasembada pangan,” pungkas Serda Endri Susanto.
Hal senada Juga disampaikan Plh. Danramil 1305-04/Dondo Peltu Irwan membeberkan, komsos yang di lakukan Babinsa kepada para petani sebagai wujud nyata TNI AD, khususnya di makodim 1305/BT, dalam membantu meningkatkan ekonomi para petani yang ada di desa Binaan.
“Dalam Komsos penjemuran padi yang dilakukan Babinsa Serda Endri Susanto kepada para petani, bukan hanya meringankan beban petani dalam bercocok tanam, akan tetapi bagaimana para Babinsa dapat meringankan ekonomi petani, bisa sehingga pendapatan mereka bisa meningkat untuk kebutuhan yang lainnya,” jelas Peltu Irwan saat mewakili Dandim 1305/BT Letkol Inf Lawdewick Brucelee Karthnie, S.Sos.
kembali ia menjelaskan biasanya, penjemuran padi dilakukan di lapangan terbuka yang langsung terkena sinar matahari atau pun tempat khusus yang disediakan oleh tempat penggilingan padi yang lebih modern.
“Mengingat di Desa Sibaluton mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani dan nelayan, jadi sebagai Bintara pembina Desa (Babinsa) yang di tempatkan di desa binaan harus mampu untuk selalu turun ke lapangan dalam membantu dan memotivasi petani, agar tetap semangat dalam bertani, dan memanfaatkan lahan kosong sebagai lahan pertanian yang dapat menambah perekonomian,” pungkasnya. ***









