Tolitoli, Sulteng Kabartoday.id – Dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui intervensi gizi spesifik, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi bekerja sama dengan dinas kesehatan Tolitoli melakukan kegiatan Aksi Bergizi di seputaran Taman Kota Gaukan Moh Bantilan Kamis (08/09/2022)Pagi
Kegiatan yang dilaksanakan di Taman Kota GMB ini dilakukan oleh dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi tengah, dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Tolitoli, guna membagikan tablet tambah darah bagi remaja putri yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Adapun salah satu layanan intervensi gizi spesifik yaitu remaja putri mengonsumsi tablet tambah darah. Perlu diketahui Secara nasional pada akhir 2024, targetnya 58 persen minimal remaja putri sudah mengonsumsi tablet tambah darah,” Ungkap Anjasmara diruang kerjanya.
Aksi Bergizi ini merupakan salah satu dari 10 intervensi prioritas menurunkan angka kasus prevelensi stunting di wilayah Sulawesi Tengah salah satunya Kabupaten Tolitoli yang masuk dalam kegiatan Gerakan Imunisasi dan Stunting Tolitoli.

Kepala Dinas kesehatan Tolitoli Anjasmara yang dikonfirmasi media ini berharap tenaga kesehatan bisa selalu dapat mengedukasi setiap guru dan juga murid akan pentingnya pemberian tablet tambah darah.
“Pemberian TTD ini sangat penting, salah satunya dapat mengurangi potensi anemia bagi remaja putri,” ujarnya.
Ia menambahkan edukasi berupa informasi pentingnya minum tablet tambah darah bagi remaja putri terutama pada saat menstruasi.
Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat ibu Fatmawati yang dikonfirmasi menjelaskan dengan mengkonsumsi TTD para remaja putri khususnya usia sekolah nantinya akan lebih siap saat menstruasi karena asupan zat besi dapat terpenuhi.
“Seperti diketahui bersama akibat anemia pada remaja putri adalah terganggunya pertumbuhan dan perkembangan, kelelahan, menurunkan fungsi dan daya tahan tubuh serta lebih rentan terhadap keracunan,” pungkasnya. ***









