Kodim1305/BT, Sulteng | Kabartoday.id – Dalam Upaya percepatan dan pencegahan Stunting, Koramil 1305-10/Dampal Selatan bersama Ibu Ketua Persit KCK Ranting 11/Dampal Selatan serius memantau permasalahan stunting diwilayah teritorialnya, yakni dengan menjadi bapak asuh dari anak yang mengalami ‘Stunting’.
Danramil Danramil 1305-10/Dampal Selatan Letda Inf Abdullah yang di dampingi Ibu Ketua Persit KCK Ranting 11/Dampal Selatan melaksanakan pengecekan dan menyerahkan bantuan penambahan gizi kepada 2 orang anak “Stunting” (Gizi Buruk) yang berada Desa Lempe Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli, Jumat, (14/10/2022).
“Sebagai bapak asuh Stunting diwilayah Teritorial dan menindaklanjuti perintah dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), saat beliau dikukuhkan menjadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting beberapa waktu lalu, dimana secara otomatis para Komandan Satuan Kewilayahan mulai dari Komandan Kodim (Dandim), Danramil hingga Babinsa di wilayahnya harus menjadi Bapak Asuh atau Orang tua Asuh Anak Stunting (Gizi Buruk) di Wilayah binaannya masing-masing.

Lanjut Danramil 1305-10/Dampal Selatan Letda Inf Abdullah menyampaikan bahwa menjadi seorang bapak asuh bagi anak Stunting merupakan suatu tantangan tersendiri yang harus di jalankan, yang mana para komando diatas (Dandim), Danramil dan babinsa harus mampu menurunkan angka Stunting di wilayah Teritorialnya, yang mana saat ini menjadi tugas dan tanggung jawab aparat kewilayahan (TNI AD), ” tuturnya.
“Tentu ini menjadi tantangan tersendiri, sehingga harus dihadapi secara bersama-sama oleh pemerintah dan Instansi terkait. Dan saya sudah perintahkan tiap-tiap Babinsa agar selalu siap untuk menjadi bapak asuh bagi anak-anak penderita Stunting di wilayah Binaannya, jika ada ditemukan kasus Gizi buruk,” Tegas Danramil Dampal Selatan.
Lebih jauh Letda Inf Abdullah membeberkan hari ini bantuan penambahan Gizi diberikan kepada dua orang anak yang bernama ananda Arham (2 tahun) dan ananda Muh. Riski (3 tahun), keduanya merupakan anak penderita Stunting yang ada di wilayah kecamatan Dampal selatan.
“Ananda Arham (2 tahun) merupakan anak dari ibu Wulan sedangkan ananda Muh. Riski (3 tahun) merupakan anak dari ibu Hariyanti, keduanya merupakan anak asuh saya diwilayah Teritorial yang harus mendapatkan perhatian khusus dari Koramil 1305-10/Dampal Selatan, dan marilah kita semua bersama sama membantu pemerintah dalam mencegah peningkatan Stunting, Kalau bukan Kita siapa lagi,” Pungkasnya. ***








