Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Menjelang waktu berbuka puasa arus lalu lintas di depan Kantor Kejaksaan Negeri Tolitoli, tepatnya di Jalan Magamu Kecamatan Baolan.Kabupaten Tolitoli mendadak mengalami macet (Antrian) panjang Kendaraan Rod Dua. Jumat (27/2/2026) pukul 17:15 WITA.
Antrian panjang yang membuat macet jalan, terjadi akibat adanya kegiatan pembagian ratusan makanan ringan (Takjil) gratis untuk berbuka puasa yang digelar Kejaksaan Negeri Tolitoli.
Dari pantuan media, Kegiatan yang dipusatkan di sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Tolitoli tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, S.H., didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Ny. Lies Maria Ibnu berserta seluruh jajaran pegawai kejaksaan Negeri Tolitoli.
Pembagian dilakukan secara langsung oleh Kepala kejaksaan negeri Tolitoli bersama jajarannya sebagai bentuk kepedulian sosial dari institusi penegak hukum terhadap masyarakat Tolitoli yang sedang menjalankan ibadah Puasa.
Sementara itu, Kepala Kejari Tolitoli, Ibnu Firman Ide Amin, SH disela sela pembagian Takjil kepada awak media menyampaikan bahwa Bulan suci Ramadhan merupakan aksi sosial mulia untuk membantu sesama yang berpuasa dan kegiatan ini sekaligus sebagai ibadah dalam mencari pahala.
“Bagi bagi takjil di bulan Ramadhan sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia, sekaligus untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan empati, dan memeriahkan keberkahan bulan suci,” Kata orang Nomor satu di kejaksaan Negeri Tolitoli.
Lanjut menurut Kajari, keutamaan berbagi takjil di bulan suci Ramadhan pahalanya setara dengan orang berpuasa, sedekah akan dilipat gandakan dan mendapatkan rahmat serta berkah.
“Kegiatan berbagi takjil bukan sekadar agenda seremonial, melainkan implementasi nilai empati dan tanggung jawab sosial kejaksaan Negeri Tolitoli kepada Masyarakat yang sedang berpuasa yang sedang menunggu waktu berbuka puasa,” Ungkapnya.
Diakhir Kajari menuturkan seluruh takjil yang dibagikan ini, semuanya dibeli dari pedangan yang berjualan di sekitar kantor Kejaksaan,
“Takjil yang di bagikan semuanya berasal dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah ini dilakukan sebagai salah satu bentuk dalam membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” Bebernya.
“Melalui momentum Ramadan ini, saya berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat guna menjaga stabilitas, kondusivitas, dan keharmonisan di Kabupaten Tolitoli yang sama sama kita cintai,” Tutupnya. (Erwin)









