Kodim1305/BT, Sulteng | Kabartoday.id – Untuk meningkatkan swasembada pangan di wilayah kecamatan Paleleh Kabupaten Buol Babinsa Koramil 1305-06/Paleleh Pratu Oki Adrianto melaksanakan pendampingan pembersihan pada tanaman jagung.
Pjs. Danramil 1305-06/Paleleh Serma Jois Salindeho yang mewakili Dandim 1305/BT Letkol Inf Lawdewick Brucelee Karthnie, S.Sos menjelaskan Pembersihan dan perawatan pada tanaman jagung yang sering dilakukan agar mendapatkan meningkatkan produksi biji jagung.
“Jagung yang mendapatkan perawatan dan pembersihan yang baik jelas akan memaksimal hasil produksi, sehingga pendapatan perekonomian masyarakat bisa meningkat,” ungkap Pjs. Danramil 1305-06/Paleleh Serma Jois Salindeho, Minggu (18/09/2022).

Lanjut Serma Jois Salindeho menjelaskan Sesuai dengan perintah komando atas para Babinsa di desa binaan harus bisa menjalin Komunikasi dengan masyarakat, khususnya kepada para Patani yang ada di desa binaan.
“Babinsa Pratu Oki Adrianto yang dalam kesehariannya selalu mendatangi warga untuk menjalankan Komsos, terlebih lagi hari ini setelah melakukan Komsos, dirinya ikut melakukan pembersihan dan perawatan tanaman jagung milik Bapak Liko warga Desa Kwalabesar Kecamatan Paleleh Kabupaten Buol,” Beber Serma Jois Salindeho.
Ia menambahkan, khusus kecamatan Paleleh saat ini telah di kenal dengan Kecamatan penghasil jagung terbesar, yang mana dalam setiap kali panen bisa mencapai puluhan Ton bahkan ratusan ton.
“Kecamatan Paleleh kabupaten Buol sudah lama menjadi salah satu daerah penghasil jagung, dan hampir setiap desa yang ada di Kecamatan paleleh memiliki luas lahan perkebunan yang.di tanami jagung,” jelasnya.
“Saya juga selaku Pjs Danramil Paleleh sangat berharap masyakarat desa paleleh bisa selalu memanfaat lahan tidur dijadikan lahan pertanian, hal ini juga bisa sedikit meningkatkan perekonomian masyakarat, ditengah kenaikan BBM saat ini, Ayo mari kita bercocok tanam demi kelangsungan keluarga dan membantu pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, dan jadikan kabupaten Buol sebagai daerah Swasembada pangan,” Pungkasnya. ***









