“Transformasi Digitalisasi” Acer Dan Madako Sukses Gelar Workshop P3DN

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Pembukaan Workshop program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dari perusahaan ternama dunia–ACER, dengan menggandeng Universitas Madako (Umada) Tolitoli, berlangsung meriah di Hotel Mitra Utama, Rabu (30/11/2022).

Workshop yang berlangsung selama dua hari mulai Rabu hingga Kamis, diikuti ratusan peserta mulai dari dosen dan mahasiswa, pejabat, pegawai di lingkungan Pemkab Tolitoli, tokoh masyarakat serta insan pers.

Kali ini, isu transformasi digital yang di sampaikan adalah serangan siber dan upaya proteksi, hingga perlunya peningkatan mutu dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya ASN di lingkup pemerintah daerah dan SDM pendidikan, menjadi topik hangat dalam sesi diskusi dan tanya jawab dengan menghadirkan narasumber yakni Toni Eko Priono dan Valdino Hutahaean—mewakili Herbet Ang selaku Presiden Direktur ACER Indonesia.

Bacaan Lainnya


Kegiatan Workshop dibuka langsung oleh Bupati Tolitoli Amran H. Yahya yang diwakili Sekretaris Kabupaten Tolitoli Moh. Asrul Bantilan SE.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli dalam sambutan tertulis Bupati mengatakan salah satu solusi mengatasi dampak krisis global adalah menggalakkan kembali penggunaan produksi Dalam Negeri.”Galakkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Itu Solusi Hadapi Krisis Global”.

“P3DN harus didorong dalam rangka pemulihan ekonomi Nasional optimalisasi program P3DN diharapkan dapat menjamin kemandirian dan stabilitas perekonomian Nasional,” Ungkapnya.


Lanjut Moh. Asrul Bantilan menjelaskan Kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan dan ini bertujuan untuk meningkatkan minat terhadap penggunaan produk Dalam Negeri khususnya di Kabupaten Tolitoli selain itu kegiatan yang juga mendapat dukungan dari Acer Indonesia ini juga untuk meningkatkan pemahaman terhadap pentingnya penanganan Cyber di Daerah.

“Berdasarkan arahan dan instruksi Presiden bahwa salah satu strategi yang digerakkan akibat Covid adalah gerakan Nasional yakni bangga dengan buatan Indonesia yaitu produk UMKM,” Jelasnya.

Perlu diketahui, bahwa Kabupaten Tolitoli menjadi salah satu kabupaten yang mendapatkan predikat terbaik pada penggunaan produk-produk Dalam Negeri yang dilaksanakan oleh LKPP yang bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri.

“Di Sulawesi Tengah Baru tiga Kabupaten yang mendapatkan 17 sistem penggunaan barang dan jasa tentang penggunaan produk Dalam Negeri yaitu Kabupaten Tolitoli, Luwuk Banggai dan Provinsi Sulawesi Tengah, dan saya Tanaman pemerintah daerah mengharapkan agar workshop ini menjadi salah satu cara yang efektif dalam mengajak masyarakat Kabupaten Tolitoli untuk meningkatkan kecintaan kepada produk Dalam Negeri, ini bertujuan agar P3DN mampu meningkatkan pertumbuhan industri dan berkontribusi terhadap ekonomi Nasional,”pungkasnya.


Sementara itu, Rektor Universitas Madako Tolitoli Dr. Ir. Hj. Nursidah Bantilan MM dalam sambutannya mengatakan, Workshop P3DN merupakan momen penting khususnya bagi Umada Tolitoli, pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun kesadaran bersama untuk mencintai dan menggunakan produk dalam negeri.

“kegiatan seperti ini harus terus disosialisasikan dan diterapkan secara nyata, sebab di era transformasi digital saat ini produk luar negeri juga semakin mudah masuk, karena itu menindaklanjuti instruksi presiden tentang pentingnya menggunakan produk dalam negeri, salah satunya adalah sosialisasi melalui Workshop P3DN, Terimakasih Acer sudah ikut berkontribusi membangun negeri, khususnya dunia pendidikan di Kabupaten Tolitoli, Terimakasih,” harapan Hj. Nursidah.

Ditempat yang sama, Commercial Presales Manager Acer Indonesia Toni Eko Priono dalam penyampaian mengatakan, ACER Indonesia merupakan perusahaan ICT terkemuka di dunia dan pemain utama di industri PC Indonesia, serta sangat mendukung program pemerintah untuk penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dengan menghadirkan produk-produk yang berkualitas dan memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) lebih dari 40 persen.

Produk Dalam Negeri Acer yang telah memenuhi kriteria TKDN yakni Chromebook, Windows Notebook, PC All in One (AIO), Desktop, Mini PC, Server, Monitor, dan Projector.

“Kami, Acer for Indonesia akan terus mendukung dan membantu pemerintah Indonesia termasuk dalam mensosialisasikan P3DN, Acer hadir di Indonesia bertujuan mendorong transformasi digital di berbagai sektor, khususnya di sektor pendidikan, seperti pelatihan dan penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan platform edukasi jelajah ilmu agar ekosistem pendidikan digital menjadi lebih terintegrasi, ketersediaan PDN terbaik standar global yang telah memiliki sertifikasi TKDN. Untuk melengkapi sistem tersebut, Acer juga menyediakan layanan Cyber Security untuk perlindungan data. Poinnya, di sektor pendidikan kami akan terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam mencetak SDM bangsa yang siap menghadapi kemajuan teknologi di era transformasi digital saat ini,” ungkap Toni.


Selain menyampaikan materi, ia juga menunjukkan demonstrasi singkat terkait uji kualitas produk dalam negeri dari Acer. dalam peragakan adegan tersebut dirinya menjatuhkan laptop dari ketinggian kurang lebih 1 meter, lalu menginjaknya. “Alhasil, laptop tetap kinclong, dan masih beroperasi dengan baik. Serta Sontak, adegan tersebut membuat peserta workshop bersorak kagum,”

Kemudian, semakin masifnya pengunaan teknologi dan transformasi digital saat ini, kemunculan serangan dari para pelaku kejahatan siber, juga dipaparkan oleh Valdimo Hutahaean selaku Sales Manager Acer Siber Security Line Acer Indonesia.

Menurut Valdimo, sebelum merebak wabah Pandemi Covid-19, berbagai aktivitas pemerintah dan semua kalangan dilakukan hanya dengan perangkat teknologi yang ada. Namun, saat wabah pandemi terjadi, penggunaan perangkat teknologi berubah signifikan, terjadi ledakan besar teknologi. Berbagai aktivitas dilakukan ala digital, transformasi digital, pesan makan lewat online dan sebagainya. Nah, di sela tuntutan agar memanfaatkan kemajuan teknologi ini, maka munculah aksi kejahatan di dunia digital yang dikenal kejahatan siber.

Era digital, miliaran perangkat saling terhubung, dan ancaman keamanan informasi bagi masyarakat terus terjadi, baik individu maupun korporasi.

Menghadapi ancaman tersebut, Acer menawarkan rangkaian solusi dan layanan keamanan siber end-to-end melalui Acer Cyber Security yang memberikan proteksi menyeluruh bagi sistem TI dan infrastruktur perusahaan di Indonesia

“Dan salah satu solusi menghadapi serangan siber, adalah dengan mencetak SDM pendidikan yang handal di bidang teknologi digital, dan Acer juga memberikan edukasi dalam hal Cyber Security,” urainya.

Untuk diketahui, selain Workshop P3DN di Hotel Mitra, pada hari kedua juga digelar Kuliah Umum di Kampus Madako Tolitoli dengan tema “Acer for Education”, yang diikuti oleh mahasiswa Madako Tolitoli.

Tak kalah seru, kuliah umum juga diisi dengan sesi tanya jawab, di antaranya tentang pelatihan dan tips menghadapi transformasi digital, serta pengetahuan tentang pemanfaatan perangkat teknologi.

“Kami dari panitia menyampaikan terimakasih kepada Acer, serta partisipasi pemerintah daerah. Kami akan siap jika diminta untuk melaksanakan kegiatan yang sama dengan skala yang lebih besar lagi, semuanya demi Tolitoli agar lebih lebih maju dan siap menghadapi era transformasi digital,” ungkap ketua panitia. ***

Pos terkait

banner 468x60