Buol — Dalam rangka menjaga stabilitas kebutuhan pangan sekaligus mengetahui perkembangan harga bahan kebutuhan pokok di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1305-09/Bokat terus melakukan pemantauan secara langsung di tengah masyarakat, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol. Sabtu, 29/8/26.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Babinsa untuk memperoleh informasi aktual mengenai kondisi harga kebutuhan pokok yang beredar di tingkat masyarakat. Pemantauan secara langsung di kios maupun tempat penjualan kebutuhan sehari-hari menjadi salah satu langkah untuk mengetahui perkembangan harga sembako sekaligus melihat ketersediaan barang yang dibutuhkan warga.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Kopka A. Tampilang melakukan pengecekan terhadap sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang umum dikonsumsi masyarakat. Beberapa jenis barang yang menjadi perhatian antara lain beras, mi instan, telur, gula pasir, dan minyak goreng.
Berdasarkan hasil pengecekan di Kios Ibu Indah, Desa Doulan, diperoleh rincian harga sebagai berikut:
– Beras 1 kilogram: Rp14.000
– Super Mie 1 bungkus: Rp3.000
– Telur 1 rak: Rp58.000
– Gula pasir 1 kilogram: Rp20.000
– Minyak goreng 1 liter: Rp20.000
Pemantauan harga tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kewilayahan Babinsa. Dengan turun langsung ke lapangan, Babinsa dapat mengetahui kondisi riil yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya perkembangan harga bahan pangan dan sembako di tingkat pengecer.
Selain melakukan pengecekan harga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dengan pemilik kios dan masyarakat. Interaksi secara langsung memungkinkan Babinsa mendapatkan informasi mengenai kondisi penjualan, ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok, serta perkembangan harga yang terjadi di wilayah Desa Doulan.
Ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok merupakan salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemantauan secara berkala diperlukan agar perkembangan harga di lapangan dapat diketahui secara dini.
Babinsa Koramil 1305-09/Bokat juga terus mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kelangkaan barang tertentu. Masyarakat diharapkan dapat menyampaikan informasi apabila menemukan adanya kondisi yang berpotensi mengganggu ketersediaan kebutuhan pokok di wilayah.
Kegiatan pemantauan harga sembako ini menunjukkan bahwa peran Babinsa tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan wilayah, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat binaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat komunikasi serta mempercepat penyampaian informasi mengenai berbagai perkembangan yang terjadi di wilayah.
Melalui kegiatan Hanpangan dan pemantauan harga secara rutin, Koramil 1305-09/Bokat turut berupaya memperoleh gambaran mengenai kondisi kebutuhan pokok masyarakat di wilayah Kecamatan Bokat. Data harga yang diperoleh dari lapangan juga dapat menjadi bahan informasi mengenai perkembangan harga sembako di tingkat masyarakat
Kopka A. Tampilang menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dengan para pelaku usaha dan masyarakat agar setiap perkembangan di wilayah dapat diketahui secara cepat. Pemantauan secara langsung juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat, khususnya dalam menghadapi dinamika harga kebutuhan sehari-hari.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan stabilitas ketersediaan kebutuhan pokok di wilayah Desa Doulan tetap terjaga dan masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar.
Babinsa Koramil 1305-09/Bokat Aktif Pantau Harga Sembako, Pastikan Kebutuhan Pokok Warga Tetap Terjangkau









