Berantas Nartotika, Pemda Tolitoli Gelar Rapat Darurat

Tolitoli, Sulteng | Kabartoday.id – Menunjukkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba diwilayah Kabupaten Tolitoli, Pemerintah Daerah menggelar rapat Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba pada Jumat (1/8), di Ruang Rapat Kantor Bupati Suwot Polimpungan.

Rapat ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Daerah Tolitoli dalam membangun sinergitas Lintas sektor guna menghadapi ancaman narkotika yang semakin mengkhawatirkan dan telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Bupati Tolitoli H. Amran Hi Yahya dalam rapat tersebut menegaskan bahwa persoalan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, peningkatan kesadaran publik, serta penguatan peran aparat dan lembaga terkait.

“Masalah narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Diperlukan kerja sama lintas sektor untuk benar-benar memutus mata rantai peredarannya,” tegas Bupati Tolitoli, H. Amran H. Yahya.

Kegiatan ini juga kata bupati, menjadi bagian dari upaya preventif yang terus digencarkan Pemerintah untuk mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan produktif.

“Pemerintah daerah menekankan pentingnya edukasi sejak dini melalui lembaga pendidikan dan organisasi kemasyarakatan di tingkat desa dan kelurahan,” Ungkapnya.

Lanjut Bupati menyampaikan, Ke depan, Pemerintah Daerah berencana memperluas jangkauan program ini dengan mendorong pembentukan kader anti-narkoba di sekolah-sekolah, dan komunitas pemuda.

Selain itu lanjut Bupati, pelatihan bagi aparat desa kedepannya akan terus diintensifkan agar mereka dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan narkoba di lingkungannya.

“Dengan pendekatan yang kolaboratif dan berkelanjutan, Pemkab Tolitoli optimistis dapat menekan angka penyalahgunaan narkoba dan melindungi masyarakat khususnya generasi muda dari berbahaya Narkotoka,” Tutupnya.

Dari pantauan Media di lapangan, rapat tersebut membahas berbagai tantangan serta merumuskan solusi bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, serta strategi penting yang dibahas antara lain peningkatan literasi masyarakat tentang bahaya narkoba, penguatan pengawasan di titik-titik rawan, serta pengembangan program rehabilitasi yang lebih humanis dan inklusif.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya, Wakil Bupati Moh. Besar Bantilan, Sekretaris Daerah Moh. Asrul Bantilan, S.Sos, para asisten dan staf ahli, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, perwakilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), tokoh masyarakat, organisasi pemuda, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). ***

Pos terkait

banner 468x60