Dandim 1305/BT Hadiri Panen Padi Perdana IP 400 di kecamatan Galang

Kodim1305/BT, Sulteng | Kabartoday.id – Dandim 1305/BT Letkol Inf Lawdewick Brucelee Karthnie, S.Sos menghadiri kegiatan Panen Perdana Padi Sawah Program Peningkatan IP 400 oleh Asosiasi Persatuan Comban ( APC ) Kelompok Tani Baru Harapan 2 dan Kelompok Tani Lappo Asse di Dusun Konsasi Desa Lalos Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli, Rabu (31/08/2022) pagi.

Kegiatan Panen Perdana turut di hadiri Wakil Bupati Tolitoli Muh. Besar Bantilan, Dandim 1305/BT Letkol inf Lawdewick B.K, S.Sos, Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan M. Raja Dewa, S.I.K, Sekda Tolitoli Moh. Asrul Bantilan, S.Sos, Wakil Ketua DPRD Tolitoli Jumsar Djuni, SE, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Rustan Rewa, SP, Camat Galang Aspat Bambani, S.Sos, Ketua BMKG Idrus Simon dan Pjs. Danramil 1305-11/Galang Peltu Joko Harianto.

Dalam sambutan Bapak Wakil Bupati Tolitoli menjelaskan Program padi IP merupakan indeks pertanaman 400 atau pola tanam 4 kali dalam setahun.

Bacaan Lainnya


“Upaya pemerintah melalui APBN Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Tahun 2022 menjadi sebuah terobosan untuk meningkatkan produksi beras secara nasional, dan ini menjadi salah satu sektor unggulan yang ada di kabupaten tolitoli. Sektor pertanian telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan daerah, khususnya pada produksi pertanian padi, mengingat posisinya yang penting, dan sektor pertanian di kabupaten Tolitoli sudah sepatutnya mendapat perhatian lebih dalam,” Ungkapnya.

Lanjut ia menjelaskan, Selaku Pemerintah Daerah, dirinya sangat mendukung program optimalisasi pengembangan indeks pertanian IP 400 di Kabupaten Tolitoli yang baru dilakukan pada tahap pertama ini.

“Kalau memang bisa tanam padi empat kali dalam setahun, kenapa harus yang tiga kali tanam, dan kalau bisa tanam tiga kali, kenapa harus cari yang dua kali, itu sama dengan menyianyiakan air irigasi selama tiga bulan atau satu musim tanam,” Bebernya.


Ia menambahkan Pertanian merupakan salah satu dari inti pembangunan, yakni untuk mencukupi kebutuhan pangan. Upaya peningkatan produksi padi melalui program IP 400 di Kabupaten Tolitoli ini, diharapkan mampu menguatkan ketahanan pangan di daerah ini, apalagi sektor pertanian menjadi salah satu sektor andalan, karena menjadi sebagian mata pencaharian penduduk Tolitoli.

“Kita semua harus terus mengembangkan sektor pertanian karena di era pandemi Covid-19 selama kurang lebih 2 Tahun, sektor lainnya mengalami penurunan. Tetapi sektor pertanian trendnya justru tumbuh secara positif. Ini menunjukkan bahwa sektor pertanian adalah sektor yang paling tahan terhadap goncangan,” Katanya.

“Dengan demikian, hari ini kita semakin yakin bahwa pertanian adalah usaha ekonomi yang paling baik di masa depan, karena selama ini sektor pertanian yang paling tangguh di tengah ancaman global. Maka dari itu saya berharap pada sektor pertanian harus terus dikembangkan,” Pungkasnya. ***

Pos terkait

banner 468x60